Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

5 ASN Dipanggil, Pemkab Sukoharjo Ganti Panggil Bawaslu Sukoharjo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo di Ruang Rapat Bupati Sukoharjo, Selasa (25/2/2020).

Penulis: Agil Tri | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kepala Inspektorat Sukoharjo, Joko Purnomo, seusai rapat dengan Bawaslu Sukoharjo di Kantor Dinas Bupati Sukoharjo, Selasa (25/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo di Ruang Rapat Bupati Sukoharjo, Selasa (25/2/2020).

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Sekda Sukoharjo Agus Santosa, beserta sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Sukoharjo.

Sementara dari Bawaslu dihadiri dua komisionernya, Muladi Wibowo dan Eko Budiyanto.

Halte Bus Rusak, Kerugian Akibat Pohon Tumbang di Solo Capai Rp 15 Juta

Menurut Kepala Inspektorat Sukoharjo, Joko Purnomo, pertemuan tersebut dalam rangka membahas persoalan terkait pemanggilan 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bawaslu Sukoharjo.

"Kita mengklarifikasi netralitas ASN pada Pilkada Sukoharjo 2020."

"Kita bahas prinsip tahapan Pilkada, yang saat ini belum sampai ke proses Pilkada itu sendiri," katanya.

Tanpa Orangtua, Mudofir Rektor IAIN Solo Gonta-ganti Kerjaan Demi Bertahan Hidup saat Jadi Mahasiswa

Ipung menjelaskan, saat ini belum ada pasangan calon (paslon) resmi yang mendaftar ke KPU.

Sehingga pemanggilan lima ASN yang diduga melanggar netralitas ASN belum bisa dikategorikan sebagai pelanggaran Pemilu.

"Kalau bicara soal kampanye, kan belum ada yang mendapat rekomendasi, jadi kampanyenya dimana?" ucapnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved