Isap Vape Siswa di Solo DiKeluarkan

6 Fakta Update Kasus Siswa SMP Kristen Kalam Kudus Solo yang Dikeluarkan kerena Isap Vape

Kasus siswa SMP Kristen Kalam Kudus Solo yang dikeluarkan kerena vape menemui babak baru dengan adanya pelaporan ke Polresta Solo.

6 Fakta Update Kasus Siswa SMP Kristen Kalam Kudus Solo yang Dikeluarkan kerena Isap Vape
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rokok elektronik alias vape. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kasus siswa SMP Kristen Kalam Kudus Solo yang dikeluarkan atau drop out (DO) kerena menghisap rokok eletrik (vape) menemui babak baru dengan adanya pelaporan ke Polresta Solo.

Pelaporan dilakukan orangtua siswa Y melalui Kuasa Hukum Zaenal Arifin, Senin  (24/2/2/2020).

Berikut ini rangkuman fakta soal kasus siswa SMP Kristen Kalam Kudus Solo yang dikeluarkan dari sekolahnya gara-gara vape :

1. Terjadi Sejak Oktober 2019

Seorang siswa SMP Kalam Kudus berinisial Y dikeluarkan dari sekolahnya lantaran mengisap rokok elektrik (vape).

Ketua KPAI Solo Raya, Heroe Istiyanto mengatakan, kejadian siswa dikeluarkan tersebut pada Oktober 2019 lalu.

Heroe mendapatkan laporan tersebut dari orang tua Y yang khawatir dengan anaknya yang hingga saat ini tidak mau bersekolah.

"Y itu mengisap Vape di luar lingkungan sekolah, bagi orangtua hukuman terlalu berat dikeluarkan," papar Heroe dihubungi TribunSolo.com, Jumat (24/1/2020).

Apalagi sejak TK, Y sudah bersekolah di Kalam Kudus hingga SMP ini.

Akibat dikeluarkan ini, Y tidak mau sekolah sejak Oktober 2019 lalu padahal orangtua sudah menyekolahkan ke sekolah lain.

Halaman
1234
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved