Diunggulkan Lembaga Survei Jadi Capres Potensial di Pemilu 2024, Mahfud MD: Tak Ingin Tahu

Ketiganya yakni, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mohammad Mahfud MD saat pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)  Mahfud MD mengaku tak tertarik untuk membicarakan hasil survei Indo Barometer yang menempatkan dirinya sebagai tiga menteri yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai capres pada Pilpres 2024.

"Kalau Anda bilang saya masuk ke ranking sekian, ya saya juga tidak tertarik untuk membahasnya. Yang penting tugas saya itu sekarang bagaimana melaksanakan tugas yang diberikan oleh Presiden," ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Mahfud menyatakan, tetap fokus menjalankan tugas Presiden Joko Widodo seperti melaksanakan penegakan hukum, perlindungan HAM, penuntasan kasus HAM, korupsi, hingga deradikalisasi.

Mahfud MD Curiga Rencana Pemulangan WNI Eks ISIS Hanya untuk Pengalihan Isu

Menurutnya, tugas tersebut yang menjadi prioritasnya ketimbang membahas hasil survei.

"Jadi saya tidak tahu sebenarnya saya ini masuk di ranking berapa, bahkan masuk atau tidak pun saya tidak tahu karena saya tidak ingin tahu juga," tegas Mahfud, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Diberitakan sebelumnya, hasil  Survei Indo Barometer menunjukkan tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai capres pada Pilpres 2024.

Ketiganya yakni, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

BREAKING NEWS : Anggota Padepokan Silat di Sukoharjo Ditembak Polisi, Diduga Terlibat Pengeroyokan

"Prabowo Subianto unggul (43,1 persen), disusul Mohammad Mahfud MD (6,9 persen), dan Erick Thohir (5,8 persen)," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil surveinya di Century Park Hotel, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Selanjutnya pada posisi keempat disusul oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (2,7 persen), posisi kelima Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (1,8 persen), dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,7 persen) pada posisi keenam.

Adapun di posisi ketujuh dan kedelapan ditempati oleh Kepala BIN Budi Gunawan (0,7 persen) dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (0,1 persen).

Survei nasional ini dilaksanakan pada 9 – 15 Januari 2020 di 34 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen, serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner.

Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. (Achmad Nasrudin Yahya)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Soal Hasil Survei, Mahfud: Tak Tertarik, yang Penting Melaksanakan Tugas

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved