Breaking News:

Pendaftaran KIP Kuliah Dibuka, Ada 400 ribu KIP Kuliah Baru, Begini Tahapan Pendaftarannya

Dalam perencanaannya Kemendikbud menargetkan pada tahun 2020 akan ada 400 ribu penerima baru KIP Kuliah.

(DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGAR)
Konferensi pers KIP Kuliah dihadiri Plt Kepala Biro Kerjasama dan Humas Ade Erlangga, Ketua LTMPT Prof. M. Nasih, Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani dan Ketua Pelaksana LTMPT Prof. Budi Prasetyo. 

TRIBUNSOLO.COM - Secara resmi Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( kemendikbud) telah membuka pendaftaran KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah pada 2 Maret 2020 dan akan ditutup pada 31 Maret 2020.

Dalam perencanaannya Kemendikbud menargetkan pada tahun 2020 akan ada 400 ribu penerima baru KIP Kuliah.

Peristiwa Susur Sungai SMPN 1 Turi Jadi Perhatian Mendikbud, Terjunkan Tim Investigasi Lapangan

Jumlah tersebut termasuk KIP Kuliah reguler maupun KIP Kuliah afirmasi.

Itu artinya, Kemendikbud memperluas sasaran beasiswa pendidikan tinggi kepada 818 ribu mahasiswa melalui KIP Kuliah, termasuk penerima bidikmisi on going (yang masih berjalan) sampai masa studi selesai.

Selain itu KIP Kuliah juga akan memberi akses kepada pendidikan vokasi.

Disiapkan 400 ribu KIP Kuliah baru

“Kami berharap adik-adik yang berminat untuk kuliah jangan berhenti hanya karena tidak ada dana. Bapak Presiden melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu KIP Kuliah," ujar Sesditjen Pendidikan Tinggi Paristiyanti di Kemendikbud, Jakarta (26/2/2020).

Ia mengimbau kepada para siswa SMA/SMK/Sederajat yang akan lulus sekolah atau calon Mahasiswa dari keluarga tidak mampu untuk segera mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Paristiyanti menambahkan KIP Kuliah diperuntukkan bagi para calon mahasiswa yang kurang beruntung dengan menunjukkan identitas kememilikan KIP, atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan mempunyai identitas lain yang setara dengan Kartu Keluarga Sejahtera.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Abdul Kahar menjelaskan pemegang atau penerima program Indonesia Pintar waktu di SMA, MA atau SMK tahun ini yang akan lulus sekitar 3,7 juta siswa.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved