Berita Solo Terbaru

Aspal Overpass Manahan Mengelupas, Pengendara Khawatir Bikin Celaka

"Untuk mobil tidak apa-apa, tapi kalau pengendara roda dua berbahaya, apalagi kalau saat hujan," ujar Ngadiman kepada TribunSolo.com, Sabtu (7/3/2020)

TribunSolo.com/Adi Surya
Pengendara melintas di jalan berlubang yang ada di Overpass Manahan Sisi Barat, Solo, Sabtu (7/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aspal Overpass Manahan yang mengelupas dikhawatirkan bakal membuat celaka para pengendara jalan yang melintas. 

Jalan berlubang  diantaranya dapat dijumpai di Jalan Adi Sucipto atau lebih tepatnya di Overpass Manahan sisi barat.

Aspal Overpass Manahan Mengelupas, Dewan Solo Nilai Kualitas Buruk

Banyak Pengendara Paksa Putar Balik Jadi Alasan Dishub Pasang Separator di Overpass Manahan Solo

Kondisi tersebut akan dirasakan para pengendara yang melintas dari Jalan Dokter Moewardi menuju Jalan Adi Sucipto.  

Salah seorang pengendara Ngadiman (56) menyampaikan kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengendara khususnya roda dua. 

"Untuk mobil tidak apa-apa, tapi kalau pengendara roda dua berbahaya, apalagi kalau saat hujan," ujar Ngadiman kepada TribunSolo.com, Sabtu (7/3/2020).

"Apalagi kalau pengendara itu sedang tergesa-gesa, potensi kecelekaan pun tentu bisa saja meningkat," imbuh Ngadiman.

Ngadiman menuturkan sudah sebulan lebih belum ada tidak lanjut dari dinas terkait untuk kondisi jalan berlubang tersebut.

Kondisi jalan seperti itu membuat pengendara menjadi tidak nyaman.

"Itu antara satu bulan lebih kondisinya sudah seperti itu," tutur dia. 

"Membuat tidak nyaman, pasti tidak nyaman apalagi lubangnya banyak, tidak cuma satu, tiga atau empat, tapi beberapa," tambah Ngadiman.

Ngadiman berharap dinas terkait segera melakukan tindakan terhadap kondisi jalan Overpass Manahan Sisi Barat. 

"Segera diperbaiki, ditambal atau bagaimana supaya pengguna jalan itu nyaman untuk melintas dan mengurangi potensi kecelekaan juga," harap dia. 

"Jalan seperti itu juga bisa merusak kendaraan," jelas Ngadiman. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved