Fakta Tentang Ranu Manduro: Mulai Bekas Tambang dan Sudah Dikenal Sejak 2017

Ranu Manduro sebuah telaga atau danau yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Fakta Tentang Ranu Manduro: Mulai Bekas Tambang dan Sudah Dikenal Sejak 2017
surya.co.id/mohammad romadoni
Pemandangan hamparan padang savana Ranu Manduro yang populer di media sosial bekas galian Sirtu Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNSOLO.COM - Keberadaan Ranu Manduro menjadi daya tarik bagi masyarakat lantaran lokasinya yang indah. 

Selain itu, lokasi yang cocok untuk berswafoto membuat Ranu Manduro menjadi semakin viral.

Namun, bagaimana fakta tentang Ranu Manduro ini simak ulasannya.

Profil Pemenang Miss Indonesia 2020 Pricilia Carla Yules, Wanita Muda yang Suka Masak dan Traveling

Promo Hotel Traveloka Khusus Korban Banjir Jakarta, Potongan Hraga hingga Rp 200.000, Ini Syaratnya

1. Bekas Tambang

Ranu Manduro sebuah telaga atau danau yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Lokasi ini merupakan bekas galian tambang.

 Tingginya curah hujan mengisi galian pengerukan bekas tambang.

Jika kalian dari pusat kota Mojokerto membutuhkan waktu sekitar satu jam ke Manduro, Kecamatan Ngoro.

2. Sudah Dikenal Sejak 2017

Seorang warga sekitar Achmad Sofyan membagikan pengalamannya menelusuri Ranu Manduro, Selasa sore (25/2/2020).

Sofyan mengaku lokasi ini sudah dikenal sejak dua hingga tiga tahun yang lalu.

Dulu, tempat ini tidak seramai sekarang apalagi tengah viral karena unggahan video di media sosial yang menampilkan panorama sabana.

"Baru ramai minggu-minggu ini, sebelumnya tidak seramai ini. Cuma sering memang ada komunitas sepeda," kata Achmad Sofyan, Selasa (25/2/2020).

3. Masyarakat mulai bantu jaga parkir

Lokasi Ranu Manduro belum diresmikan menjadi lokasi wisata.

Namun, masyarakat setempat tengah memanfaat viralnya Ranu Manduro dengan menyediakan lahan parkir.

Terdapat pembatas dari pagar kayu sebagai pintu masuk lokasi Ranu Manduro.

Jika kalian membawa kendaraan roda dua bisa masuk ke lokasi Ranu Manduro.

Untuk kendaraan roda empat dititipkan di lahan parkir dengan biaya penitipan Rp 10 ribu yang dijaga oleh masyarakat sekitar.

4. Waktu Terbaik

Usahakan untuk datang pagi hingga siang hari, untuk menghindari mendung dan hujan.

Saat cuaca cerah kalian bisa melihat panorama Gunung Penanggungan yang menjadi landscape pemandangan Ranu Manduro.

5. Spot Foto Iconic

Lokasi ini menyuguhkan pesona rerumputan hijau dan spot batu besar.

Area ini menjadi spot fotogenic yang cocok untuk menambah feed instagram maupun prewedding.

6. Bawalah Bekal

Jika kalian berencana ke Ranu Manduro, usahakan membawa bekal.

Sebab di kawasan ini belum ditemukan warung atau penjual makanan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 6 Fakta Ranu Manduro Mojokerto, Destinasi yang Viral di Medsos,

Editor: Ryantono Puji Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved