Breaking News:

Sengketa Tanah Sriwedari

Ada Spanduk Penolakan Eksekusi Sriwedari, Ahli Waris: Mau Pasang 2.000 Spanduk Tetap Gak Berpengaruh

Pengacara ahli waris sengketa lahan Sriwedari buka suara soal adanya spanduk penolakan ekseskusi di sengketa lahan Sriwedari, Selasa (10/3/2020).

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Spanduk penolakan ekseskusi di sengketa lahan Sriwedari, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengacara ahli waris sengketa lahan Sriwedari buka suara soal adanya spanduk penolakan ekseskusi di sengketa lahan Sriwedari, Selasa (10/3/2020).

Kuasa hukum ahli waris Anwar Rachman mengatakan, dia tidak mempersoalkan spanduk yang dipasang di kawasan Sriwedari tersebut.

Menurut dia, sudah mengetahui siapa orang yang meminta dan membuat memasang spanduk itu.

Sriwedari Bakal Dieksekusi, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo: Masjid Bukan Dibangun di Tanah Sengketa

Anwar menuturkan, silahkan memasang sampai 2.000 spanduk tidak akan berpengaruh pada putusan.

Bahkan, bila mau memasang lima truk sampai sepuluh truk spanduk juga tidak akan menjadi masalah.

"Tidak saya pikirkan," jelas Anwar kepada TribunSolo.com, Minggu (10/3/2020).

'Mau pasang 2.000 spanduk gak berpengaruh," aku dia menekankan.

Menurut dia, banyak dari masyarakat mendukung langkah pengadilan yang akan melakukan eksekusi.

7 FAKTA Sengketa Tanah Sriwedari Antara Ahli Waris dengan Pemkot Solo yang Diminta Segera Dieksekusi

"Kalau mengatasnamakan rakyat, rakyat yang mana," kata Anwar.

Spanduk penolakan eksekusi lahan Sriwedari tiba - tiba muncul di kawasan tersebut, Selasa (10/3/2020).

Pantauan TribunSolo.com ada tiga spanduk yang dipasang di kawasan Sriwedari.

Spanduk tersebut terlihat dipasang di gerbang luar museum Radya Pustaka.

Cerita Kasus Tanah Sriwedari Disebut Ahli Waris Jadi Sengketa Terlama Sepanjang Setengah Abad Ini

Ada berbagai macam tulisan dalam spanduk tersebut seperti HP 40 HP 41 Bukti Sah Sriwedari Milik Rakyat Solo.

Dalam spanduk tersebut ada juga tulisan Forum Solo Bersatu.

Spanduk lainnya bertuliskan 'Sriwedari Ku Ojo Mbok Gangggu'.

Dalam spanduk ini bertuliskan paguyuban warga Solo.

Spanduk ketiga bertuliskan Tolak Eksekusi Sriwedari. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved