Breaking News:

Sengketa Tanah Sriwedari

Pengacara Ahli Waris Tegaskan Eksekusi Lahan Sriwedari Tak Akan Sasar Pembongkaran Masjid Rp 165 M

Kuasa hukum ahli waris, Anwar Rachman menegaskan tidak ada pembongkaran bangunan termasuk masjiddi lahan Sriwedari.

TribunSolo.com/Adi Surya
Lahan Sriwedari yang sebagian dibuat masjid oleh Pemkot Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuasa hukum ahli waris, Anwar Rachman menegaskan tidak ada pembongkaran bangunan termasuk masjiddi lahan Sriwedari.

"Dalam putusan berbunyi cuma diambil alih, diserahkan pada ahli waris," kata Anwar kepada TribunSolo.com, Selasa (10/3/2020).

Menurut dia, bila ada pihak yang mengira akan dilakukan pembongkaran lahan berarti tidak membaca putusan.

"Dalam putusan tidak ada perintah pembongkaran," jelas Anwar.

Ada Spanduk Penolakan Eksekusi Sriwedari, Ahli Waris: Mau Pasang 2.000 Spanduk Tetap Gak Berpengaruh

"Saya tegaskan tidak ada membongkar Masjid Sriwedari dalam eksekusi nanti," tuturnya menekankan.

Sebelumnya, rencana eksekusi paksa lahan Sriwedari kembali mencuat beberapa waktu belakangan ini.

Pasalnya, pengacara Ahli Waris Tanah Sriwedari Anwar Rachman mengklaim pihak pihak ahli waris almarhum RMT Wirjodiningrat memiliki bukti sah kepemilikan lahan Sriwedari.

Tak hanya itu, Pengadilan Negeri (PN) Solo menerbitkan Penetapan Eksekusi Pengosongan tertanggal 21 Februari 2020.

Sriwedari Bakal Dieksekusi, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo: Masjid Bukan Dibangun di Tanah Sengketa

Rencana eksekusi paksa lahan tersebut akan berimbas pada pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo yang sampai saat ini masih terus dikebut pengerjaannya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved