Breaking News:

Sengketa Tanah Sriwedari

Jika Eskekusi Tanah Sriwedari Solo Dilakukan, Masjid Rp 165 Miliar Dipastikan Tidak Ikut Dibongkar

Masjid Taman Sriwedari dipastikan tidak ikut dibongkar saat eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Solo.

TribunSolo.com/Adi Surya
Lahan Sriwedari yang sebagian dibuat masjid oleh Pemkot Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masjid Taman Sriwedari dipastikan tidak ikut dibongkar saat eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Kuasa hukum ahli waris lahan Sriwedari, Anwar Rachman menegaskan, tidak ada pembongkaran bangunan saat eksekusi lahan.

Anwar Rachman mengatakan, tugasnya sebagai kuasa hukum adalah menyelesaikan persoalan hukum sampai selesai.

"Kalau persoalan hukumnya selesai, terserah ahli waris," papar Anwar kepada TribunSolo.com, Rabu (11/3/2020).

Begini Fakta Lain Sejarah Panjang Taman Sriwedari Versi Majalah Kajawen yang Terbit pada Tahun 1929

Namun, khusus untuk Masjid Taman Sriwedari Anwar sudah meminta untuk dipertahankan demi kepentingan umum.

"Amal jariah orang-orang," kata Anwar.

Terkait perkembangan eksekusi pihaknya menunggu surat dari PN Solo.

Seluas 10 Hakter

Tanah Sriwedari bakal dieksekusi paksa oleh pemohon ahli waris tanah Sriwedari RMT Wirjodiningrat melalui Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Adapun tanah yang diminta untuk dieksekusi seluas 10 hektar.

Pengacara Ahli Waris Tegaskan Eksekusi Lahan Sriwedari Tak Akan Sasar Pembongkaran Masjid Rp 165 M

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved