Solo KLB Corona

Bupati Sukoharjo Keluarkan Intruksi,Rumah Sakit Ramai-ramai Hapus Jam Besuk & Batasi Penunggu Pasien

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menginstruksikan untuk RSUD Ir Soekarno Sukoharjo membatasi penunggu pasien yang tengah dirawat di bangsal.

Bupati Sukoharjo Keluarkan Intruksi,Rumah Sakit Ramai-ramai Hapus Jam Besuk & Batasi Penunggu Pasien
TribunSolo.com/Agil Tri
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya saat mediasi dengan demonstran di ruangan dinas lingkungan Pemkab, Senin (23/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menginstruksikan untuk RSUD Ir Soekarno Sukoharjo membatasi penunggu pasien yang tengah dirawat di bangsal.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Apalagi tetangga sebelah Sukoharjo yakni Solo yang sudah ditetapkan KLB Virus Corona beberapa hari ini.

“Di RSUD penunggu pasien dibatasi dua orang, kemudian RS swasta harap bisa menyesuaikan,” katanya usai rapat koordinasi terbatas dalam rangka antisipasi pandemi Corona di Ruang Rapat Bupati Sukoharjo, Senin (16/3/2020).

Direktur RSUD Ir Soekarno, Gani Suharto menambahkan, penunggu pasien maksimal 2 orang setiap harinya.

Paska KLB Corona, Mobilitas Pemain Persis Solo Dipantau Ketat hingga Suhu Tubuh Rutin Diperiksa

Adapun keluarga pasien wajib menggunakan kartu penunggu pasien.

“Setiap orang yang masuk ke RSUD akan diperiksa suhu tubuhnya, dan wajib mencuci tangan dengan hand sanitizer,” ucapnya.

RSUD bahkan meniadakan jam besuk bagi pasien yang dirawat sampai batas waktu yang belum ditentukan.

5 Bahaya Kesehatan Saat Harus Kerja di Rumah karena Corona Beserta Cara Mengatasinya

Termasuk Humas RS Indriati Solo Baru, Angle mengatakan, untuk sementara ini RS Indriyati baru membatasi jam besuk saja.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved