Solo KLB Corona

Darurat Corona, Aliansi Pemuda Sukoharjo Ini Gelar Demo, Takut Tiba-tiba RUU Omnibus Law Disahkan

Di tengah situasi darurat Virus Corona di Indonesia, aliansi pemuda menggelar aksi penolakan RUU Omnibus Law di depan Pemkab Sukoharjo,.

Darurat Corona, Aliansi Pemuda Sukoharjo Ini Gelar Demo, Takut Tiba-tiba RUU Omnibus Law Disahkan
TribunSolo.com/Agil Tri
Aliansi pemuda menggelar aksi penolakan RUU Omnibus Law di depan Pemkab Sukoharjo, Rabu (18/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Di tengah situasi darurat Virus Corona di Indonesia, aliansi pemuda menggelar aksi penolakan RUU Omnibus Law di depan Pemkab Sukoharjo, Rabu (18/3/2020).

Isu RUU Omnibus Law belakang ini tidak muncul lagi seiring dengan maraknya wabah Covid-19 di Indonesia.

Menurut koordinator aksi Munandar Oki Saputra, aksi ini merupakan rangkaian panjang dari diskusi telah mereka lakukan.

Ada belasan orang yang ikut serta dalam aksi tersebut.

Peserta Aksi Tolak Omnibus Law BEM UNS Solo Membagikan Selebaran pada Pengendara, Begini Isinya

“Kami bukannya takut dengan isu kesehatan global, kami juga preventif dengan mengenakan masker,” aku dia.

“Yang kami takutkan, isu ini perlahan-lahan hilang dan pemerintah tiba-tiba mengesahkan Omnibus Law yang menyengsarakan rakyat ini,” katanya menekankan.

Berbagai orasi mereka lakukan untuk pemerintah membatalkan RUU Omnibus Law tersebut.

“Tuntuan kami ingin adanya pembatalan pembahasan dan pengesahan RUU Omnibus law, karena UU itu akan merugikan rakyat secara luas,” imbuhnya.

Begini Alasan Maruf Amin Menjadi Target Aksi Tolak Omnibus Law oleh Mahasiswa dari BEM UNS

Aksi ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya mereka melakukan aksi serupa di simpang tiga Songgorunggi, Kecamatan Nguter, Sukoharjo pada Senin (16/3/2020) lalu.

Dia mengaku melakukan aksi ini di depan kantor Pemkab Sukoharjo agar Pemkab dan Bupati Sukoharjo mendukung aksi mereka.

Mahasiswa UNS Solo Ancam akan Gelar Aksi Susulan Lebih Besar untuk Tolak RUU Omnibus Law

“Kita melakukan aksi ini supaya Bupati mau bertemu dengan kita, dan Bupati menyatakan sikap untuk sama-sama menolak RUU Omnibus Law ini,” terangnya.

Namun hingga aksi mereka berakhir, Munandar mengatakan tidak ada satupun penjabat Pemkab Sukoharjo yang menemui mereka.

Selain omnibus law, mereka meminta pemerintah untuk melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 dan bangun industri nasional.

Selain itu peserta aksi mendukung pengesahan RUU PKS dan tolak RUU ketahanan keluarga, wujudkan kesejahteraan buruh hingga tolak outsourcing. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved