Solo KLB Corona

Saat Corona Juga 'Membatasi' Gelaran Pernikahan, Beginilah Aturan dari KUA Solo Bagi Pengantin

Dampak Virus Corona ke mana-mana, termasuk menyasar ke urusan pernikahan.

Saat Corona Juga 'Membatasi' Gelaran Pernikahan, Beginilah Aturan dari KUA Solo Bagi Pengantin
Instagram/bellazadithya
Ilustrasi : Pasangan pengantin RM Zaga Raditya Kusumaprabu (26) dan Bellawati Dityasari (26) mengikat janji dengan mahar berupa 2.300 lembar saham atau sekitar Rp 3.338.498. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dampak Virus Corona ke mana-mana, termasuk menyasar ke urusan pernikahan.

Ya, virus yang bisa menyebabkan kematian dari Wuhan China itu akhirnya membuat Kementerian Agama (Kemenag) bersikap.

Kemenag menerapkan pembatasan orang yang diperbolehkan masuk ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kemenag Solo, khususnya saat berlangsungnya pernikahan.

UPDATE Corona: Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Total 309 Kasus, 25 Orang Meninggal

Kepala Kantor Kemenag Solo, Musta'in Ahmad keputusan itu dilakukan untuk menghindari kerumuman massa selama acara berlangsung.

Dengan cara tersebut, akan mencegah penyebaran Virus Corona yang kini ditetapkan sebagai pandemi.

Ditambah lagi, Pemkot Solo telah menetapkan status kejadian luar biasa Virus Corona beberapa waktu lalu.

Dua Pasien Meninggal, RSUD Dr Moewardi Desak Pemkab di Solo Raya Umumkan Social Distancing ke Warga

"Acara-acara pernikahan sudah kita atur, yang dilaksanakan di KUA yang nikah sudah kita batasi siapa yang boleh masuk ke ruangan itu," tutur Musta'in kepada TribunSolo.com, Kamis (19/3/2020).

"Jadi tidak terlalu banyak dan sudah kita komunikasikan sebelumnya," imbuhnya membeberkan.

Merebaknya Virus Corona, Warga Diminta Tak Panik hingga Timbulkan Fenomena Panic Buying

Musta'in menuturkan pasangan pengantin dan wali nikah menjadi pihak yang diperbolehkan masuk saat pernikahan di KUA.

"Sehingga pernikahan yang dilangsungkan KUA yang diperbolehlan masuk itu pengantinnya, kemudian wali nikah dan saksi, yang lain ada di luar," tuturnya.

Jokowi Perintahkan Gelar Rapid Test Covid-19 Massal, Begini Sistemnya

Musta'in menghimbau masyarakat tidak berbondong-bondong datang ke KUA selama status kejadian luar biasa virus Corona belum dicabut.

"Kita anjurkan untuk tidak datang berbondong-bondong ke KUA," ucap dia.

"Yang jelas pelayanan tetap jalan dan masyarakan dihimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih sehat," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved