Study Tour Saat Darurat Corona

Bagi Sekolah di Klaten yang Ngeyel Tetap Gelar Study Tour Selama Darurat Corona, Ini Seruan Disdik

Disdik Klaten telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar sekolah menunda setiap kegiatan di antaranya study tour karena darurat Virus Corona.

Bagi Sekolah di Klaten yang Ngeyel Tetap Gelar Study Tour Selama Darurat Corona, Ini Seruan Disdik
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Ilustrasi : Siswa SD Donohudan 3 ikut menonton latihan Persis Solo di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Senin (9/03/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten telah mengeluarkan Surat Edaran  (SE) agar sekolah menunda setiap kegiatan di antaranya study tour, karena darurat Virus Corona.

SE Dinas Pendidikan dengan nomor 420/1173/12 tentang Kesiapsiagaan Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) itu, telah dikeluarkan Disdik Kabupaten Klaten sejak 15 Maret 2020.

Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyanto SE tersebut sudah dikeluarkan sejak Minggu (15/3/2020) lalu yakni setelah ada pengumuman KLB Corona di Solo dan tingkat nasional oleh BNPB.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelayanan di Polresta Solo Sudah Terapkan Sistem Jaga Jarak

"Kami sudah keluarkan dan edarkan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jum'at (20/3/2020).

Dipastikan lanjut dia, tidak ada sekolah yang berani mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan pengumpulan massa selama masa darurat Corona.

Wardani mengatakan semua institusi pendidikan di Klaten harus mematuhi isi perintah dari SE tersebut.

Alasan SMPN 2 Solo Berangkatkan Study Tour 118 Siswa ke Bali Meski Baru Sehari Diumumkan KLB Corona

"Kami minta semua institusi pendidikan di Kabupaten Klaten, termasuk sekolah harus patuhi dan terapkan isi dari surat tersebut," ucap dia.

Wardani mengatakan sekolah di Klaten menunda kegiatan yang membuat kerumuman orang atau pengumpulan massa.

Sehari Solo KLB Corona, Ratusan Siswa SMPN 16 Solo Study Tour ke Bali, Pulang Dicek Kesehatannya

"Terutama kegiatan yang membuat kerumuman orang, seperti study tour, kemah, dan kegiatan lainnya, kami minta tunda dulu," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya akan bertindak tegas bagi sekolah yang nekat mengadakan kegiatan yang bisa bahayakan kesehatan siswa-siswi.

Mengingat penyebaran Virus Corona sudah sampai di Solo Raya.

"Kami akan tindak tegas bagi ada sekolah yang ngenyel," tandasnya. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved