Solo KLB Corona

Darurat Corona, Warga Berbondong-bondong ke Puskesmas Sukoharjo, Rata-rata Sakit Batuk, Flu dan Ispa

Paska mewabahnya Virus Corona di Solo Raya, ternyata membuat masyarakat berbondong-bondong periksa ke puskesmas.

Darurat Corona, Warga Berbondong-bondong ke Puskesmas Sukoharjo, Rata-rata Sakit Batuk, Flu dan Ispa
AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Ilustrasi : Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pasar di daerah Daegu, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Paska mewabahnya Virus Corona di Solo Raya, ternyata membuat masyarakat mawas diri dengan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan setempat.

Di antaranya di Puskemas Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

Di tempat terebut selama beberapa hari terakhir ini terjadi lonjakan pasien yang melakukan pemeriksaan.

“Jumlah sangat meningkat sejak hari Senin (16/3/2020) kemarin," akunya kepada TribunSolo.com, Jumat (20/3/2020).

“Biasa kita menirima sekitar 200 pasien per hari, sekarang meningkat 300 pasien per hari,” kata dia menekankan.

Dalam sepekan ini, menurutnya jumlah pasien tertinggi pada hari Senin dan Selasa, karena banyak anak sekolah yang libur.

“Kekhawatiran di masyarakat ada, oleh karena itu kita di Puskesmas menetapkan prosedur kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona," jelasnya.

Apa Itu Avigan? Obat Corona yang Akan Didistribusikan Pemerintah untuk Pasien Positif Covid-19

“Jika ada pasien yang mengalami flu dan batuk, langsung kita berikan masker,” terang dia menekankan.

Anik mengatakan, rata-rata pasien yang memeriksakan diri ke Puskesmas Sukoharjo karena mengalami batuk, pilek, flu, dan infeksi saluran pernafasan (Ispa).

“Karena musimnya sedang kurang bersahabat, jadi membuat masyarakat mudah terserang penyakit itu," aku dia.

“Jadi tidak hanya karena Virus Corona saja,” terangnya.

Sehari Solo KLB Corona, Ratusan Siswa SMPN 16 Solo Study Tour ke Bali, Pulang Dicek Kesehatannya

Dia menghimbau masyarakat tidak perlu terlalu panik dalam menyikapi pandemi Covid-19.

“Virus Corona dapat dicegah dengan menerapkan hidup sehat dan hidup bersih,” terang dia.

“Hal tersebut juga kita terapkan di Puskesmas kami, dan kami juga telah mensosialisasikan kepada masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved