Solo KLB Corona

Cegah Penyebaran Corona, Kevikepan Surakarta Imbau Gereja Katolik Tiadakan Misa Harian dan Mingguan

Kevikepan Surakarta mengimbau pihak Gereja Katolik untuk meniadakan misa harian maupun mingguan selama wabah virus Corona masih merebak.

Cegah Penyebaran Corona, Kevikepan Surakarta Imbau Gereja Katolik Tiadakan Misa Harian dan Mingguan
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Pengumuman peniadaan misa harian dan mingguan terpasang di pintu masuk Gereja Katolik Santa Perawan Maria Regina, Kecamatan Jebres, Solo, Sabtu (21/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kevikepan Surakarta mengimbau pihak Gereja Katolik untuk meniadakan misa harian maupun mingguan selama wabah virus Corona masih merebak.

Vikep Surakarta, Romo Robertus Budi Haryana menyampaikan, misa harian dan mingguan ditiadakan kurang lebih sampai dengan 3 April 2020.

Itu telah tertuang dalam Surat Gembala Nomor: 0332/A/X/20-13 yang dikeluarkan Keuskupan Agung Semarang.

Seorang Perempuan Pasien PDP di Klaten yang Meninggal di RSST Klaten Dinyatakan Negatif Corona

"Semua umat Katolik untuk tanggal 20 Maret 2020 sampai nanti 3 April 2020 meniadakan kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan atau melibatkan banyak orang," terang Budi kepada TribunSolo.com, Sabtu (21/3/2020).

"Baik itu kegiatan-kegiatan peribadatan maupun kegiatan lain entah bentuknya rapat, seminar atau apapun yang melibatkan/mengumpul banyak orang, itu semua diimbau untuk ditiadakan," imbuhnya membeberkan.

Budi menuturkan imbauan peniadaan kegiatan peribadatan, termasuk misa harian maupun mingguan dilakukan untuk memutus mata rantai virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 itu.

Kronologi Balita di Yogyakarta Sembuh dari Corona, Berawal Jalan-jalan ke Depok dan Dirawat 10 Hari

Itu juga untuk mendukung kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Apalagi, Pemkot Solo telah memberlakukan status kejadian luar biasa virus Corona beberapa waktu lalu.

"Imbauannya sudah disampaikan Pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Agung Semarang sendiri," terang Budi.

"Prinsipnya Gereja Katolik mendukung apa yang ditetapkan pemerintah dalam menghadapi/menanggulangi penyebaran virus Corona," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved