Solo KLB Corona

Dampak Corona, Hotel dan Restoran Tak Seramai Seperti Biasanya, PHRI Usulkan Keringanan Pajak

Okupansi hotel dan restoran yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo mengalami penurunan drastis.

Dampak Corona, Hotel dan Restoran Tak Seramai Seperti Biasanya, PHRI Usulkan Keringanan Pajak
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Hotel Pose In 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Okupansi hotel dan restoran yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo mengalami penurunan drastis.

Penurunan tersebut mulai terasa tatkala wabah virus Corona merebak di masyarakat.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo Oma Nuryanto menyampaikan okupansi hotel dan restoran turun hampir 100 persen.

Imbas Corona, Perjalanan Wisata Banyak Ditunda, Pengusaha Berharap Proses Refund Dipermudah

"Bisa dikatakan drop total, kondisinya sangat memprihatinkan karena pemerintah dan korporasi membatalkan kegiatan di hotel," tutur Oma saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (21/3/2020).

"Tidak turun lagi, sudah tiarap, okupansi turun hampir delapan puluh persen," imbuhnya membeberkan.

Oma meminta pemerintah daerah untuk menyikapi kondisi tersebut sesegara mungkin.

Apabila kondisi tersebut tidak diatasi segera, banyak hotel dan restoran terancam bangkrut.

Tips Cara Melindungi Diri dari Virus Corona Saat Naik Transportasi Umum, Simak 5 Hal Berikut

"Kondisi ini kalau tidak segera diselesaikan bisa membawa dampak luar biasa kepada hotel dan restoran," kata dia.

Sejumlah hotel dan restoran mulai menerapkan efisiensi sebagai respon terhadap kondisi yang terjadi.

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved