Breaking News:

Diduga Karena Korsleting, Pom Bensin Mini di Probolinggo Meledak dan 2 Orang Tewas

Rumah toko yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin itu merupakan milik pasangan suami-istri Ladiyo dan Mala yang merupakan warga setempat.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(PIXABAY/Myriams-Fotos)
Ilustrasi api. 

TRIBUNSOLO.COM - Plt Kades Sebaung Misnaji mengatakan, kebakaran pom bensin mini di desanya yang menewaskan dua orang diduga karena korsleting listrik.

Rumah toko yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin itu merupakan milik pasangan suami-istri Ladiyo dan Mala yang merupakan warga setempat.

Saat kejadian, pasangan suami istri itu berada di rumahnya, tepat di sebelah bangunan yang meledak dan terbakar itu.

“Ledakan diduga lantaran korsleting listrik. Sebelum ledakan diduga ada percikan api akibat korsleting listrik. Kemudian, percikan api ini mengenai tong tempat menyimpan BBM. Sehingga terbakar dan meledak,” kata Misnaji kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Minggu (22/3/2020).

Pria di Tuban Jual Istri Sendiri untuk Main Bertiga atau Main Berempat, Tarifnya Rp 6 Juta

UPDATE Corona 22 Maret 2020: Jumlah WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Bertambah jadi 55 Orang

Sebanyak dua orang tewas akibat ledakan dan kebakaran itu. Satu di antaranya merupakan anggota TNI yang berupaya membantu korban kebakaran itu.

Sementara, 50 orang terluka akibat kejadian itu. Mereka terdiri dari warga yang berusaha menolong dan pengendara yang kebetulan melintas.

Salah satu korban yang dirawat di rumah sakit (RS) swasta Kecamatan Dringu, A mengatakan, ledakan di tempat itu terjadi tiga kali.

Pada ledakan pertama, A dan beberapa warga lain membantu memadamkan api dan menolong korban ledakan.

Tak lama saat warga mulai menolong, ledakan kedua terjadi.

"Lalu ada ledakan kedua, warga tambah banyak. Ledakan ketiga saya terpental dan setengah sadar, tubuh saya panas luka bakar," kata A.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved