Solo KLB Corona

ODP Corona yang Kunjungi Pusat Perbelanjaan di Solo Warga Karanganyar, Bersedia Karantina Mandiri

"Alamatnya masuk ke Karanganyar, kami koordinasi dengan Polres Karanganyar," ucap Andy, Minggu (22/3/2020).

ODP Corona yang Kunjungi Pusat Perbelanjaan di Solo Warga Karanganyar, Bersedia Karantina Mandiri
Tribun-Video.com/Radifan Setiawan
Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai dalam Diskusi PubliktNgobrol Mewah 'Solo Merawat Toleransi' di Kantor Tribunnews, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi serius melakukan penelusuran orang dalam pemantauan (ODP) corona yang berkunjung di pusat perbelanjaan di Solo dan videonya ramai di aplikasi Whatsapp, Sabtu (21/3/2020).

Mereka sudah mengantongi alamat ODP corona tersebut dan dilakukan koordinasi dengan dinas dan pihak terkait.

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, mereka sudah mengantongi alamat dari perempuan ODP yang berkunjung di pusat perbelanjaan di Solo dan videonya ramai di aplikasi Whatsap tersebut.

Polisi Temukan Penyebar Video ODP Corona di Pusat Perbelanjaan Solo, Sudah Minta Maaf

Tenaga Medis di RS Toraja Terpaksa Gunakan Jas Hujan dan Sepatu Boots Karena Kekurangan APD

"Alamatnya masuk ke Karanganyar, kami koordinasi dengan Polres Karanganyar," ucap Andy, Minggu (22/3/2020).

Pihak kepolisian telah menemui perempuan ODP virus Corona di tempat tinggalnya.

Andy mengatakan perempuan tersebut cukup kooperatif dan bersedia melakukan karantina mandiri.

"Dinas Kesehatan setempat akan terus memantau kondisi pasien," tandasnya.

Sementara itu, Polisi juga sudah menemukan penyebar video orang dalam pemantauan (ODP) virus corona yang mengunjungi pusat perbelanjaan di Solo, Sabtu (21/3/2020).

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, berkaitan dengan video ODP yang mengunjungi pusat perbelanjaan di Solo tersebut masyarakat tidak perlu resah.

Polisi sudah menemukan orang yang menyebar video tersebut.

"Masyarakat sudah tidak perlu resah, kami juga sudah menemukan penyebarnya," kata Andy, Minggu (22/3/2020).

"Dia juga sudah meminta maaf pada paguyuban pedagang yang ada di lokasi tersebut," imbuhnya membeberkan. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved