Solo KLB Corona

Cegah Kerumunan, Polisi Minta Jemaah Khataman di Solo Ikuti Pengajian via Live Streaming di Rumah

Polresta Solo menerjunkan 50 personel untuk mengimbau para jemaah yang menghadiri Khataman Bukhari di Masjid Riyadh.

Cegah Kerumunan, Polisi Minta Jemaah Khataman di Solo Ikuti Pengajian via Live Streaming di Rumah
TribunSolo.com/Adi Surya
Polresta Solo menerjunkan 50 personel untuk mengimbau para jemaah yang menghadiri Khataman Bukhari di Masjid Riyadh, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (23/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo menerjunkan 50 personel untuk mengimbau para jemaah yang menghadiri Khataman Bukhari di Masjid Riyadh, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (23/3/2020).

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai menyampaikan pihak telah mengimbau para jemaah untuk mengikuti acara tersebut dari rumah mereka atau melalui jaringan live streaming internet.

"Kita itu mengimbau kepada jamaah Masjid Riyadh untuk tidak mengikuti kegiatan karena sudah kita sampaikan untuk menghindari kerumunan massa," terang Andy kepada TribunSolo.com, Senin (23/3/2020).

Antisipasi Corona, Pemain dan Pelatih Persis Solo akan Jalani Tes Kesehatan

Dikatakan, imbauan itu dimaksudkan agar penyebaran virus Corona tidak semakin melebar.

Mengingat Solo telah ditetapkan menjadi KLB Corona sejak 13 Maret 2020.

"Kita imbau para jamaah dari luar kota untuk kembali dan kami sudah koordinasi dengan panitia, kegiatan cuma diikuti keluarga saja," imbuhnya membeberkan.

Antisipasi Penyebaran Corona, Wapres Minta Tokoh Agama Taati Pemerintah soal Ketentuan Ibadah

Panitia Khataman Bukhari juga telah menyediakan tayangan live streaming yang bisa disaksikan para jemaah dari rumah mereka.

"Sudah kita sampaikan kegiatan bisa dilihat lewat live streaming bisa dilihat dari situ," tutur Andy.

"Yang terlanjur sampai ke lokasi acara kami himbau untuk kembali," tambahnya.

Tetapkan Sukoharjo KLB Corona, Bupati Wardoyo Ultimatum Agar Tempat Hiburan & Wisata Ditutup Dahulu

Andy menyampaikan pihak terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa.

Itu dilakukan untuk memutus mata rantai virus Corona yang saat ini telah ditetapkan sebagai pandemi.

"Sudah kita sampaikan, untuk sementara, mengingat situasi sepertu ini, kita himbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan di luar rumah, kecuali itu sangat penting sekali," kata Andy.

Sukoharjo KLB Corona, Libur Sekolah dan Shift Kerja ASN akan Dikaji Ulang

"Menghindari kerumunan massa baik datang atau melakukan kegiatan yang mendatangkan massa banyak, itu dihimbau untuk dihindari,"

"Kegiatan agama baik di tempat ibadah maupun tempat terbuka untuk sementara dihindari atau tidak dilaksanakan dulu," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved