Solo KLB Corona

Rumah Sakit di Solo Kekurangan APD, Dinkes Bakal Invetarisasi Kebutuhan Tiap Rumah Sakit

Dinas Kesehatan Kota Solo akan menginventarisasi kebutuhan alat pelindung diri (APD) seluruh rumah sakit di Solo.

Rumah Sakit di Solo Kekurangan APD, Dinkes Bakal Invetarisasi Kebutuhan Tiap Rumah Sakit
(Kompas / MUH. AMRAN AMIR)
Alat Pelindung Diri (APD) Tim medis RSUD Lakipadada Tana Toraja, minim dan susah didapatkan, petugas membuat dan memanfaatkan bahan sederhana yang sesuai standar dan aman bagi tenaga medis, Sabtu (21/03/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Kesehatan Kota Solo akan menginventarisasi kebutuhan alat pelindung diri (APD) seluruh rumah sakit di Solo.

Ditambah lagi, sejumlah rumah sakit membutuhkan tambahan APD di tengah mewabahnya virus Corona.   

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, menyampaikan pihaknya akan segera menginventarisasi kebutuhan APD tiap rumah sakit.

Update Corona Sukoharjo: 1 Pasien Dinyatakan Positif Corona, Sempat Ikut Outbound di Semarang

"Soal kekurangan APD, kami akan menginvetarisasi dulu seluruh rumah sakit yang ada di Kota Solo," tutur Siti, Senin (23/3/2020).

Pemerintah Kota Solo tetap akan mengupayakan pengadaan APD untuk para petugas kesehatan.

Upaya tersebut dilakukan mengingat sulitnya mencari APD di tengah mewabahnya virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 itu. 

12 Kebijakan Pemkab Sukoharjo terkait KLB Corona: Tak Boleh Gelar Hajatan hingga Imbauan soal Ibadah

"Kita juga pengadaan APD sebatas yang kita bisa, karena APD carinya sulit," kata Siti. 

Adapun Pemerintah Pusat berencana mendistribusikan sejumlah APD ke Pemerintah Provinsi.

"Kabarnya Pemerintah Pusat akan mendistribusikan APD ke Pemerintah  Provinsi untuk kebutuhan rumah sakit," jelas Siti. 

Update Corona Sukoharjo: Hanya Kecamatan Bendosari yang Dinyatakan Masih Steril Covid-19

"Karena itu kita akan melakukan invetarisasi kebutuhan rumah sakit,  mudah-mudahan semoga segera dapat di-dropping," imbuhnya membeberkan.

APD memang sangat dibutuhkan para tenaga kesehatan selama menanggulangi wabah virus Corona. 

"Kasihan tenaga kesehatan kalau pada waktu merawat tidak ada APD, yang terpenting tenaga kesehatan harus dilindungi benar-benar, selain kita terus berupaya memutus mata rantai virus Corona," kata Siti. 

Perlukah Daerah Luar Solo dan Sukoharjo Tetapkan KLB Corona? Begini Jawaban Pengamat

"Kalau tidak ada kerja sama dari masyarakat juga kasian tenaga kesehatan, mudah-mudah segera kita putus mata rantainya," tandasnya. 

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved