Solo KLB Corona

Alami Batuk & Demam Pasca dari Negara Berkasus Corona Terbanyak di Dunia, Warga Solo Meninggal Dunia

Sepulang dari negara dengan jumlah kasus Corona terbanyak di dunia, warga Kota Solo meninggal dunia dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

Alami Batuk & Demam Pasca dari Negara Berkasus Corona Terbanyak di Dunia, Warga Solo Meninggal Dunia
YONHAP / AFP
Ilustrasi : Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sepulang dari negara dengan jumlah kasus Corona atau Covid-19 terbanyak di dunia, yakni Italia dan Prancis, warga Kota Solo meninggal dunia, Rabu (25/3/2020).

Warga berjenis kelamin pria yang berumur 38 tahun itu mengalami gejala batuk, pilek, dan demam.

Hal itu terungkap dari Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo setelah pihaknya menerima laporan tentang warganya meninggal dunia.

Berdasar laporan yang didapatkannya warga tersebut memiliki riwayat perjalanan di luar negeri dari Prancis dan bekerja pada sebuah kapal di Italia.

Tolak Bala Corona, Wali Kota & Para Pejabat di Kampung Halaman Presiden Jokowi di Solo Cukur Gundul

Mengingat di Prancis, ada puluhan ribu orang dinyatakan positif Corona, begitu juga Italia yang setiap hari ratusan pasien Covid-19 meninggal dunia.

"Menurut informasi dari masyarakat, warga tersebut baru saja pulang dari Prancis," tutur Rudy kepada TribunSolo.com di Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi. 

Dikatakan, warga tersebut sempat mengeluh batuk, pilek, dan demam sepulang dari Prancis, sehingga sempat memeriksakan kesehatannya di sebuah rumah sakit swasta Kota Solo.

Italia Umumkan Angka Kematian Covid-19 Turun dalam 2 Hari Terakhir

"Dia sudah periksa, karena badannya merasa panas, dia lantas periksa di sebuah rumah sakit swasta," kata Rudy.

"Belum sempat melakukan uji swab (air liur) tapi sudah meninggal dunia," imbuhnya membeberkan.

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved