Tata Cara Pemakaman Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kemenag

Jadi penugas medis harus tetap menggunakan APD, sering mencuci tangan dan mandi setelah memandikan jenazah.

Tata Cara Pemakaman Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kemenag
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Agama, Fachrul Razi sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. 

TRIBUNSOLO.COM - Juru bicara pemerintah Indonesia Achmad Yurianto untuk penanganan Covid-19 atau Corona megungkapkan jumlah pasien positif corona yang meninggal dunia terus bertambah.

Sampai Selasa siang pasien yang meninggal mencapai 55 orang.

“Total kasus meninggal  ada 55 orang “ terangnya dalam konferensi pers di Graha BNPD pada Selasa (24/3/2020).

Bertambahnya pasien positif yang meninggal membuat Kementerian Agama (Kemenag) membuat protokoler untuk pemakaman jenazah yang meninggal dunia akibat virus corona.

Prihatin Nasib Ojol dkk, Via Vallen Bakal Bagikan Sembako untuk 500 Orang Terdampak Corona

Semua Sinetron Sinemart di SCTV Dihentikan Sementara, Haico Van Der Veken Sudah Pamit Rehat Syuting

Update 25 Maret 2020 Corona Sukoharjo, Dalam Satu Hari PDP Bertambah 10 Kasus, ODP Menjadi 68 Kasus

Dikutip melalui situs resmi Kemenag.go.id, menteri agama Fachrul Razi menjelaskan bahwa jenazah yang sudah positif corona akan diurus oleh tim medis dari rumah sakit rujukan dari pemerintah.

Hal ini dilakukan karena penularan virus corona sangat cepat meski korban sudah meninggal.

Karena penularan virus ini sangat cepat, menag juga menjelaskan jika petugas pemakaman harus memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“Petugas pemakaman tersebut harus memakai alat pelindung diri untuk petugas kesehatan, semacam jas hujan plastik, kemudian dimusnahkan selesai pemakaman," ujar Menag di Jakarta, Sabtu (14/03). 

Lalu bagaimana dengan pengurusan jenazah muslim?

Menag juga memberi penjelasan untuk jenazah muslim/muslimah dengan tetap memperhatikan ketentuan syariah yang mungkin dilakukan.

Halaman
123
Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved