Virus Corona

Hanya Pakai Jas Hujan, Sederet Cerita Tenaga Medis yang Berjuang Lawan Corona Ditengah Keterbatasan

"Mudah-mudahan semua APD dan sarana prasarana dalam penanggulangan virua corona bisa tercapai," ujar dia.

kompas.com
inilah petugas medis di Puskesmas Aikmel Lombok Timur, mereka terpaksa mengantikan APD (Alat Pelindung Diri) dengan jas hujan untuk menangnai pasien dengan gejala Corona Covid-19. Mereka berharap bantuan APD segera tiba.(FITRI RACHMAWATI) 

TRIBUNSOLO.COM - Keganasan Virus corona tidak menyurutkan niat para tenaga medis di Indonesia untuk mengabdikan dirinya. 

Ditengah keterbatasan, kekurangan alat pelindung diri ( APD) mereka tetap menerjang berusaha merawat para pasien corona.

Potret ini terlihat di berbagai daerah di Indonesia yakni adanya tenaga medis yang mengalami keterbatasan APD.

Kisah di Balik Prosesi Akad Nikah saat Wabah Corona, Pengantin Jaga Jarak hingga Pakai Jas Hujan

Lakukan Local Lockdown, Warga Satu Dusun di Purbalingga ini Ditanggung Rp 50.000 per Hari

Beberapa tenaga medis di Indonesia memilih menggunakan jas hujan untuk alat pelindung diri ( APD) saat merawat pasien dalam pengawasan (PDP).

Penggunaan jas hujan dilakukan karena kondisi darurat. Jas hujan dianggap jauh lebih aman karena tidak ada pori-pori dan tidak tembus.

Hal itu terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Sebagian rumah sakit mengaku kehabisan alat pelindung diri selama wabah corona di Indonesia.

Tenaga medis yang menggunakan jas hujan terpantau pertama kali di Tasikmalaya.

Saat itu tim medis menggunakan jas hujan plastik berwarna biru saat memindahkan 3 orang dalam pemantauan dari Cirebon yang dirujuk ke RSU Gunung Jati pada Sabtu (7/3/2020).

Jas hujan yang digunakan seharga Rp 10.000. Karena darurat, Pemerintah Kota Tasikmalaya membeli sekaligus 100 jas hujan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan terpaksa melakukan hal itu karena persedian APD terbatas dan diprioritaskan jika ada pasien dalam perawatan.

Halaman
1234
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved