Solo KLB Corona

Soal Karantina Pemudik di Solo, Ketua Gugus Tugas: Tidak Boleh Keluarga Menjenguk

Pemudik yang menjalani karantina selama 14 hari di Graha Wisata Niaga Solo tidak diizinkan dijenguk oleh keluarga.

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Suasana gedung Graha Wisata Niaga yang dijadikan tempat karantina para pemudik di Solo, Jumat (3/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemudik yang menjalani karantina selama 14 hari di Graha Wisata Niaga Solo tidak diizinkan dijenguk oleh keluarga.

Bagi perantau yang nekat mudik saat pandemi Corona di Kota Solo wajib melewati beberapa prosedur.

Nantinya para pemudik yang datang di kampung halamannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) baik di terminal, stasiun dan bandara akan dijemput dengan bus milik Pemkot Solo terlebih dahulu.

Klarifikasi Ganjar Soal 11 Pasien Covid-19 Meninggal di Jateng dalam 24 Jam pada 3 April

Setelah itu akan dibawa ke Balai Kota Solo untuk dilakukan pengecekan dan screening terlebih dahulu oleh tim khusus.

"Kalau para pemudik datang dari daerah zona merah otomatis akan langsung karantina di Graha Wisata Niaga," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani kepada TribunSolo.com, Jumat (3/4/2020).

Sementara itu, untuk daerah lain yang tidak masuk zona merah akan dicek dan dipersilahkan melakukan karantina di rumah.

Namun, bila tidak tertib di rumah akan dijemput.

Update Corona Klaten per 3 April 2020, Ada Penambahan 29 ODP, Tapi PDP dan Positif Tak Bertambah

Sebab, tetap ada pengawasan dari petugas baik karantina di rumah maupun di Graha Wisata Niaga dan dua tempat karantina lain.

Selama karantina Keluarga tidak boleh menjenguk.

Hanya saja bila mau menghubungi bisa melalui handphone dengan berbagai cara seperti telepon atau video call.

Warga Mojosongo Positif Corona, Wali Kota Solo : Wajib Pakai Masker, Buat Sendiri Pakai Kain Tak Apa

"Dikarantina kok njenguk, tidak boleh keluarga menjenguk," jelas dia.

Ahyani kapasitas di Gendung Graha Wisata Niaga bila dihitung bisa memuat 122 orang.

Selain Graha Wisata Niaga, Pemkot juga menyiapkan dua lokasi karantina lain.

Fakta-fakta Warga Juron Nguter Positif Covid-19, Kini di Sukoharjo Total 2 Orang Terjangkit Corona

Eks Rumah Joko Susilo yang bisa menampung 36 orang dan Dalem Joyokusuman, Gajahan yang diperkirakan menampung 69 orang.

"Semua kita siapkan untuk memutuskan mata rantai Corona," papar Ahyani.

Dia menekanan, prosedur yang ada diharapkan bisa ditaati oleh masyarakat. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved