Solo KLB Corona

Ibu di Solo yang Omeli Satgas Covid-19 Minta Maaf, Suaminya Balik Disemprot Wali Kota via Telepon

Video viral yang merekam seorang ibu-ibu di Solo mengomel ke petugas Covid-19, ternyata sampai juga ke telinga Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo

montase TribunSolo.com
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, marah setelah dengar petugasnya diomeli warga yang tak mau didata setelah pulamg dari daerah zona merah Covid-19. 

Para petugas yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkantibmas, dan Satlinmas dibentak pemudik tersebut saat tiba di rumahnya.

Padahal, kunjungan mereka dalam rangka pendataan pemudik yang datang ke Solo, termasuk dari Zona Merah yakni Jakarta.

UPDATE Corona di Indonesia 5 April 2020: Pasien Covid-19 yang Meninggal Ada 198 Orang

UPDATE Corona di Indonesia 5 April 2020: Ada 2.273 Orang Positif Covid-19, Bertambah 181 Orang

Lurah Sondakan, Prasetyo Utomo menjelaskan, video yang viral tersebut.

Prasetyo menceritakan, pemudik tiba ke rumahnya yang berada di Kelurahan Sondakan sekira tanggal 28 Maret 2020.

Seusai protokoler kesehatan, pemudik yang tiba di Solo wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Ada laporan warga kalau ada yang datang dari Jakarta," tutur dia.

"Terus, kalau ada laporan begitu memang kita memiliki kewajiban menindaklanjuti, kemudian kita data," imbuhnya membeberkan.

Pendataan dilakukan pada 30 Maret 2020 dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkantibmas, dan Satlinmas Kelurahan Sondakan.

Lihat videonya :

Minta Maaf

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved