Breaking News:

Solo KLB Corona

Minggu "Berbeda" di Tawangmangu Karanganyar, Dampak Corona Jalanan Sepi, Ekonomi Lesu

Para pengusaha villa di Tawangmangu saat ini memilih menutup usaha mereka sementara selama masa pandemi corona ini.

tribunsolo.com/ilham
Suasana kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar terlihat sepi, Minggu (5/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com ,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM ,KARANGANYAR - Objek Wisata di Kawasan Tawangmangu menunjukan "wajah" yang berbeda dari biasanya, apalagi di hari Minggu (4/5/2020). 

Tak terdengar hiruk pikuk di lokasi tersebut, jalanan lengang seperti tak ada aktivitas.

Sudah beberapa Minggu, Tawangmangu tampak lesu karena terdampak Corona.

Petugas Pendataan Corona Solo Dimarahi Pemudik Jakarta, Wali Kota Solo Respon, Lakukan Ini

Benarkah Minum Vitamin C dengan Dosis Tinggi Efektif Cegah Infeksi Corona? Simak Penjelasannya

Warga memilih untuk berdiam diri di rumah dan sedikit yang melakukan aktivitas saat pandemi ini berlangsung.

Jalan utama menuju objek wisata Tawangmangu saat TribunSolo.com melintas terlihat sepi dari biasanya.

Semua objek wisata ditutup dan dijaga oleh sejumlah orang yang tidak mengizinkan pengunjung untuk masuk.

Pertigaan menuju cemoro kandang terlihat hanya ada beberapa pengendara yang lewat namun tak riuh seperti biasanya.

Hotel dan villa di sekitar jalan Tawangmangu juga terlihat tutup,pedagang dan PKL terlihat masih berjualan meskipun mereka kehilangan pelanggan yang datang.

Terminal di Tawangmangu yang biasanya dipadati bus luar kota tampak sepi, hanya ada beberapa angkutan umum yang berada di lokasi untuk mengangkut sayuran penduduk.

Gang disekitar penduduk dijaga oleh beberapa warga,mereka berjumlah 3-5 orang.

Pendapatan Pemilik Villa Merosot

Para pengusaha villa di Tawangmangu saat ini memilih menutup usaha mereka sementara selama masa pandemi corona ini. 

Pemilik Villa di Tawangmangu Agus mengatakan, saat ini kondisi di kawasan Tawangmangu sedang sepi terdampak pandemi corona.

Dia saat ini memilih menutup usaha villanya sementara dalam seminggu terakhir ini.

Akibatnya, saat ini pemasukannya jadi nol rupiah karena tidak ada aktivitas apapun disana.

"Sekarang penurunan pendapatan kami ya 0 persen karena benar-benar tutup," kata Agus, Minggu (5/4/2020).

Dia mengatakan, memiliki beberapa villa di Tawangmangu.

"Saya memutuskan untuk menutup villa seminggu ini," tambahnya.

Agus mengakui sempat membuka villa sebentar sebelum memutuskan untuk menutup total semua villanya.

Saat dibuka tersebut juga tidak mendongkrak pendapatan mereka, yang jelas malah turun 80 persen.

"Dulu saat dua minggu awal ada corona di Solo saya belum menutup villa," katanya.

"Tapi sebelum saya putuskan untuk tutup terjadi penurunan 80 persen" beber Agus.

Selain kesadaran pribadi, ia memutuskan menutup villa karena himbauan dari pihak kelurahan.

Pihak kelurahan Tawangmangu menginstruksikan semua warga untuk menutup villa demi mencegah menyebarnya virus corona.

"Kami semua warga ikuti himbauan dari kelurahan terkait penutupan villa, saya pastikan semua villa yang dimiliki warga sini tutup semua, kecuali hotel berbintang yang dipunyai orang luar," kata agus. (*)

 

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved