Breaking News:

Virus Corona

Di Tengah Pandemi Corona, Taiwan Justru Tuntut Kepala WHO Minta Maaf, Ini Penyebabnya

Namun di tengah pandemi global ini pemerintah Taiwan menuntut Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia ( WHO)

(Photo by Fabrice COFFRINI / AFP)
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss, Rabu (11/3/2020), menyampaikan penilaian bahwa virus corona jenis baru (COVID-19) sebagai pandemi. 

TRIBUNSOLO.COM - Wabah corona hingga kini masih menjadi ancaman serius masyarakat di dunia.

Namun di tengah pandemi global ini pemerintah Taiwan menuntut Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia ( WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, untuk meminta maaf.

5 Penyebab Meningitis, Penyakit yang Sebabkan Glenn Fredly Meninggal, Ada yang Bisa Menular

Diketahui penyebabnya, Tedros meluncurkan tuduhan bahwa Taiwan sudah melancarkan serangan personap terhadap dia dan organisasinya selama wabah virus corona.

Dalam konferensi pers Rabu (8/4/2020), Tedros menyerukan adanya persatuan setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik dan mengancam memotong dana WHO.

Setelah itu sepanjang jumpa pers, dia mengklaim pelecehan, termasuk penghinaan rasialis, dia terima sejak virus corona merebak.

Tedros berusaha menghindari penyebutan nama Trump. Tetapi dia mengklaim bahwa penghinaan yang dia terima berasal dari Taiwan.

"Tiga bulan lalu, serangan ini datang dari Taiwan," kata Tedros kepada awak media di Jenewa, menyebut kritikan dan penghinaan daring.

Imbau Tak Bagi Masker di Tempat Umum, Bupati Wonogiri Jekek : Populer Tapi Jadi PDP, Ya Klenger Dong

Dikutip AFP Kamis (9/4/2020), dia menyebut serangan itu sebenarnya diketahui oleh kementerian luar negeri. Tetapi mereka menjaga jarak.

"Mereka bahkan mulai melancarkan kritik di tengah segala penghinaan yang saya terima. Tetapi saya tidak terima," ujar Tedros.

Tak pelak, komentar Tedros itu langsung memantik kemarahan dari negara yang berbatasan dengan China, di mana mereka menuding ucapan itu "tak berdasar".

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved