Breaking News:

Solo KLB Corona

Di Kampung Halaman Jokowi Solo Buka Peluang Terapkan PSBB Seperti Jakarta, Asalkan Ada Syarat Ini

Pemkot Solo mulai melirik peluang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI : Petugas gabungan dari Polisi, TNI, dan Dishub DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Proklamasi Jakarta dalam rangka penegakan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Sabtu (11/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo mulai melirik peluang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menuturkan penerapan tersebut harus didukung pemerintah daerah lain di sekitar Solo.

Hal tersebut menjadi salah satu syarat sehingga PSBB tidak berjalan sendirian.

Gugus Tugas Covid-19 Solo Tak Kasih Kendor Awasi Kesehatan Warganya yang Pernah Ikut Ijtima Gowa

"Kalau hanya Kota Solo, saya pikir tidak efektif kalau mau se-Solo Raya karena Solo sendiri sudah jadi tempat rujukan/berkumpulnya pasien-pasien dari sekitar Kota Solo," tutur dia, Senin (13/4/2020).

"Kalau kita lihat, katakanlah penderita atau yang masuk PDP atau yang terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat sebagian besar teman-teman dari luar kota Solo," imbuhnya membeberkan.

Di Sukoharjo Tak Ada Karantina Massal, 5 Rumah Warga Ini Jadi Alternatif Karantina, Catat Lokasinya

Apalagi, RSUD Dr Moewardi yang menjadi rujukan utama penanganan pasien PDP ataupun terkonfirmasi positif Covid-19 Solo Raya berada di Solo.

Dikatakan, pemerintah daerah Solo, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen harus saling bahu membahu dalam penerapan PSBB.

PSBB Jakarta Diberlakukan, Driver Ojol Makin Terpukul, Sehari Hanya Dapat 2 Orderan

Adapun, sejumlah daerah telah mengajukan penerapan PSBB ke pemerintah, diantaranya Jakarta.

"PSBB sesuatu yang bagus dan efektif namun, kalau hanya Kota Solo tidak efektif karena rujukan," kata dia.

Ahyani mengakui Solo tidak bisa berdiri sendiri karena ada 'faktor ketergantungan' dengan daerah di sekitarnya.

"Solo tidak bisa berdiri sendiri ada ketergantungan antar Kota Solo dengan kabupaten sekitarnya, kalau mau PSBB ya sebaikanya Soloraya," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved