Breaking News:

Virus Corona

Prihatin Soal Penolakan Jenazah Corona, Kades Ini Hibahkan Tanah Pribadinya, Namun Ada Warga Menolak

Baru-baru ini sempat viral soal penolakan pemakaman jenazah tenaga medis yang ditolak pemakamannya di Desa Sewakul, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
FACEBOOK/TOPIK QMAS
Tangkapan layar video Kepala Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, Badarudin, yang akan menyumbangkan satu bulan gajinya untuk penanganan virus corona. 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini sempat viral soal penolakan pemakaman jenazah tenaga medis yang ditolak pemakamannya di Desa Sewakul, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Aksi penolakan tersebut membuat banyak pihak geram.

Irung Petruk Boyolali Sempat Viral Dipenuhi ABG di Tengah Pandemi Corona, Polisi Langsung Bubarkan

Saat Rumah Makan Favorit Presiden Jokowi Ayam Goreng Mbah Karto Sukoharjo Sepi Kena Imbas Corona

Namun, ada pula pihak yang mengambil pelajaran positif dari kasus tersebut.

Satu di antaranya adalah seorang kepala desa di Wonosobo, Jawa Tengah.

Ia rela untuk menghibahkan tanah miliknya untuk dijadikan pemakaman.

Ia mengaku prihatin mendengar ada tenaga medis yang ditolak pemakamannya.

Rupanya sosok Kepala Desa tersebut bernama Badarudin.

Ia merupakan Kepala Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

"Saya Badarudin, kebetulan saya Kades Desa Talunombo.

Saya sangat miris mendengar informasi dari berita cetak atau di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved