Breaking News:

Virus Corona

Skenario Terburuk Dampak Covid-19 di Indonesia: Jumlah Pengangguran Bisa Meningkat hingga 5,2 Juta

Dalam skenario berat, Menkeu mengatakan jumlah pengangguran di Indonesia bisa bertambah 2,9 juta orang.

KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah Indonesia saat ini terus memantau dampak pertumbuhan ekonomi akibat pandemi corona.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 akan sangat tergantung oleh dampak Covid-19. 

Sri Mulyani mengungkapkan, terjadi perubahan yang luar biasa pada tahun 2020.

Dampak adanya pandemi Covid-19, base line di tahun 2020 berubah signifikan, bahkan sangat fundamental.

RRI Siarkan Program Belajar di Rumah, Siswa Bisa Bertanya Langsung dengan Guru

Dua Pasien Positif Corona Klaten Membaik, Boleh Pulang Asal Tes Swab Berlapis-lapis Hasilnya Negatif

"Dampak Covid-19 telah menyebabkan ekonomi global kemungkinan masuk ke dalam resesi," kata Sri Mulyani dalam telekonferensi yang disiarkan langsung melalui Kompas TV, Selasa (14/4/2020).

"Kalau proyeksi yang tadinya IMF menyebutkan tahun 2020 itu ekonominya tadinya diperkirakan tumbuh 3,3 persen, maka revisinya mereka akan menjadi negatif tahun ini."

"Koreksinya bisa -2,2 persen menurut Economist Intelligence Unit (EIU) atau berdasarkan Fitch Rating Agency tahun ini mungkin ada di kisaran -1,9 persen," sambungnya.

Sementara itu, Sri Mulyani menyebutkan, base line Indonesia ada di angka 5,3 persen.

"Base line kita di 5,3 persen, akan mengalami tekanan pada level turun pertumbuhannya sampai di level 2,3 persen," kata Sri Mulyani.

"Bahkan dalam situasi sangat berat mungkin turun sampai negatif growth," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved