Breaking News:

Solo KLB Corona

Sering Muncul Pesan Berantai Kasus Pencurian di Medsos, Kapolres Sukoharjo : Jangan Percaya Hoaks

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercai pesan berantai di medsos.

TribunSolo.com/Agil Tri
Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercai pesan berantai di media sosial (medsos) yang belum tentu kebenarannya.

Akhir-akhir ini, sering muncul pesan berantai di WhatsApp (WA) terkait laporan tindak pidana kejahatan seperti pencurian.

Ditambah, Kemenetrian Hukum dan HAM membebaskan puluhan ribu napi untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Rutan.

Positif Covid-19 di Sukoharjo Tembus 8 Kasus, Pemkab Akui Belum Ingin Ajukan PSBB Seperti Jakarta

"Kami minta masyarakat untuk jangan percaya hoaks," katanya kepada TribunSolo.com di Menara Wijaya Setda Sukoharjo, Kamis (16/4/2020).

Dia menuturkan, dari kasus pencurian yang ditangani jajaran Polres Sukoharjo, belum ada pelaku eks napi asimilasi.

"Pelaku yang kita tangkap akhir-akhir ini bukan terkait pembebasan napi tersebut," jelasnya.

Namun demikian, dia tidak memungkiri bilamana pandemi virus Corona ini juga berimbas pada pendapatan ekonomi masyarakat.

Baru Dibebaskan karena Corona, Napi Ini Justru Balas Dendam dan Bacok Warga Nguter Sukoharjo

Pandemi corona ini membuat ribuan warga Sukoharjo terpaksa harus di rumahkan atau terkena PHK, sehingga pendapatan mereka terganggu.

"Baksos yang kita lakukan itu menyasar pada orang yang terkena PHK/dirumahkan, masyarakat kurang mampu, kaum rentan, dan bahkan bekas napi," aku dia.

"Hal ini untuk membantu ekonomi mereka di saat pandemi Corona ini," jelasnya.

Kapolres juga meminta agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati baik saat di rumah atau saat melakukan aktivitasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved