Info Kesehatan

Cara Membedakan Gejala Sesak Napas Penderita Asma dan Covid-19, Pada Asma Disertai Batuk dan Mengi

Namun, kemunculan virus ini membuat sebagian orang mengalami kekhawatiran berlebih, sehingga semua gejala serupa langsung diarahkan pada penyakit.

Tayang:
Editor: Reza Dwi Wijayanti
(catinsyrup)
Ilustrasi asma 

TRIBUNSOLO.COM - Sesak napas adalah salah satu gejala yang muncul pada orang yang terinfeksi Covid-19.

Namun, kemunculan virus ini membuat sebagian orang mengalami kekhawatiran berlebih, sehingga semua gejala serupa langsung diarahkan pada penyakit tersebut.

Termasuk pada penderita asma.

Padahal, jika kita adalah penderita asma, dan suatu waktu mengalami sesak napas, penyakit yang perlu dicurigai terlebih dahulu adalah asma yang kita derita.

Kabar Gembira, Satu Pasien Positif Corona Asal Paulan Colomadu Karanganyar Kini Berubah Negatif

Jadwal Buka Puasa 1 Ramadhan 1441 H/ Jumat 24 April 2020 di 34 Kota Besar Indonesia Serta Doanya

Jokowi Resmi Larang Mudik : Awas, Ini Hukuman Buat yang Nekat Mudik, Bisa Dipenjara Setahun

"Untuk semuanya yang sudah mempunyai asma sebelumnya, kalau mengalami sesak pikirkan asma dulu, karena memang di badan kita sudah ada penyakit asma."

Demikian diungkapkan Dokter Spesialis Paru Jaka Pradipta pada sesi IG Live bersama Mother & Baby, Senin (20/04/2020) kemarin.

Lalu, apa perbedaan sesak napas pada penderita asma dan Covid-19?

Berikut beberapa perbedaan yang bisa kamu perhatikan:

- Sesak napas asma disertai batuk dan mengi.

- Pada asma terdapat pemicu, yang biasanya sudah sangat dikenali oleh penderita.

- Penderita Covid-19 berusia jarang diawali sesak napas, melainkan gejala awal lainnya seperti meriang, tidak enak badan, demam, nyeri sendi, dan lainnya.

Meskipun, kemunculan gejela ini bisa terjadi lebih cepat pada pasien orang tua.

"Sampai masuk ke keadaan sesak kira-kira lima harian, terutama yang muda. Biasanya ada pertahanannya dulu di badan," ungkap Jaka.

"Orang tua lebih cepat, memang. Dalam 2-3 hari sesaknya mungkin bisa terjadi."

Jika penderita asma mengalami gejala-gejala tersebut, disarankan melakukan pengobatan asma selama 1-2 hari.

Seandainya gejala masih menetap dan tidak membaik, barulah mencari tenaga medis untuk dilakukan pengecekan, apakah gejala yang dialami merupakan gejala asma atau Covid-19.

(Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gejala Sesak Napas Penderita Asma dan Covid-19, Apa Bedanya?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved