Dukung Larangan Mudik, Kemenag: Fokus Ibadah di Rumah Saja
Pemeritah melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pemeritah melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan alasan pelarangan mudik diterapkan lebih awal yakni 24 April 2020 atau awal bulan Ramadhan.
Menurutnya, masyarakat biasanya sudah mengambil ancang-ancang atau persiapan pulang kampung di waktu tersebut.
• Makna Kode Bunyi Kentongan : Ketukan 5-5-5 Berarti Ada Pencurian, 1-1-1 Ada Lelayu
"Biasanya di awal Ramadan sudah mengambil ancang-ancang, kalau kita sudah mengambil ancang-ancang pulang ke kampung seolah-olah boleh. Tiba-tiba pertengahan Ramadan diumumkan tidak boleh, jadi kita sia-sia saja," kata Fachrul Razi usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi melalui video konferensi, Selasa (21/4/2020).
Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Fachrul Razi menyakini, jika larangan mudik sudah mulai diberlakukan di awal Ramadan, masyarakat tak akan merencanakan untuk mudik sejak awal.
Ia juga menyebut, larangan mudik ini diharapkan tak mengurangi semangat beribadah di bulan suci Ramadan.
"Kita siap-siap saja berbuka puasa, makan sahur, tarawih, tadarus, di rumah saja. Saya Kemenag mendukung sekali pelarangan ini dilajukan lebih awal di awal Ramadhan mudah-mudahan tidak mengurangi semangat dan kegairahan kita di bulan Ramadhan," jelasnya.
• Baru Rintis 3 Hari, Usaha Pembuatan Kentongan Warga Solo ini Banjir Permintaan, Sehari Laku 60 Buah
Fachrul Razi pun mengatakan, kegiatan mudik saat wabah Covid-19 lebih banyak mudaratnya dibandingkan manfaat.
"Mudik sekarang lebih banyak mudaratnya, tanpa disadari dapat membawa virus ke kampung. Mudarat kebih banyak dari manfaat," kata Fachrul Razi. (Fransiskus Adhiyuda)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Fachrul Razi Beberkan Alasan Larangan Mudik Diterapkan Pada Awal Ramadan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/menteri-agama-fachrul-razi-sebelum-pelantikan.jpg)