Breaking News:

Denda Rp 100 Juta untuk Warga yang Nekat Mudik, Berlaku per 7 Mei 2020

Pelarangan mudik berlaku mulai 24 April pukul 00.00 WIB hingga 31 Mei 2020 seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2020.

TribunSolo.com/Asep Abdullah
Sebagian pemudik yang melintas jelang Natal dan Tahun Baru 2020 di jalan tol Trans Jawa di kawasan Colomadu, Karanganyar, Minggu (22/12/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Pelarangan mudik berlaku mulai 24 April pukul 00.00 WIB hingga 31 Mei 2020 seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2020.

Dalam aturan tersebut pun tertuang soal sanksi bagi masyarakat yang masih nekat untuk mudik.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Umar Arif mengatakan, mulai 24 April hingga 7 Mei 2020 masyarakat yang masih nekat mudik hanya akan dikenakan sanksi pemulangan.

Imbas Corona, Tak Ada Padusan Jelang Ramadhan di Kolam Renang Tirtomoyo dan Jebres Solo Hari Ini

“Kalau sanksi yang kita katakan ada batas untuk yang pertama 24 April sampai 7 Mei persuasif, contohnya di darat, belum ada sanksi, disuruh pulang saja enggak boleh mudik,” ujar Umar dalam teleconference dengan wartawan, Kamis (23/4/2020).

Umar menjelaskan, pada penerapan di lapangan, petugas di check point akan berpedoman dengan aturan Undang-undang nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Setelah 7 Mei 2020, pemudik yang masih nekat baru akan dikenakan sanksi denda.

Puan Maharani: Mari Tunjukkan Kasih Sayang pada Saudara dengan Menunda Mudik

“Karena ini mengacu UU karantina di situ disebutkan bahwa adalah denda Rp 100 juta dan hukuman kurungan 1 tahun, itu ancaman hukuman. Dalam perwujudannya sudah diformulasikan. Bisa ada plus ditilang,” kata Umar.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo secara resmi mengumumkan bahwa aktivitas perpindahan dari satu daerah ke daerah lain pada Hari Raya Idul Fitri atau mudik tahun ini berstatus dilarang.

Keputusan tersebut disampaikan langsung olehnya dalam rapat terbatas melalui video conference, Selasa (21/4/2020), menimbang ancaman penyebaran virus corona alias Covid-19 di Indonesia.

"Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Jokowi. (Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai 7 Mei, Masyarakat yang Nekat Mudik Didenda Rp 100 Juta"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved