Pilkada Solo 2020

Peluang Gibran Rakabuming seusai Purnomo Mundur hingga Kemungkinan Diusung PDI-P di Pilkada Solo

Pengamat Politik, Suwardi, membaca soal peluang Gibran Rakabuming seusai mundurnya Achmad Purnomo dari bursa calon Wali Kota Solo 2020.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Gibran Rakabuming Raka saat jumpa pers dengan wartawan, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Pengamat Politik, Suwardi, membaca soal peluang Gibran Rakabuming seusai mundurnya Achmad Purnomo dari bursa calon Wali Kota Solo 2020.

Suwardi, mengatakan langkah mundurnya Purnomo akan memuluskan jalan putera Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming dalam pilkada yang masih diundur waktunya itu.

Ia merasa jika Gibran akan mulus maju, bahkan memenangkan pilkada, karena untuk pilkada Surakarta, hanya Ahmad Purnomo lah yang menjadi saingan terberatnya.

 Viral Pria Asal Magetan Naik Sapi ke Minimarket, Ternyata Inilah Sosok dan Tujuan di Baliknya

"Calon wali kota dari PDIP kan hanya Pak Pur dan Mas Gibran, lainnya lebih sebagai calon wakil wali kota," papar Suwardi saat dihubungi TribunSolo.com Jumat (24/4/2020).

"Jika Pak Pur mundur, artinya Mas Gibran hampir pasti diusung PDIP dan pemenang pilkada bisa ditebak," tambahnya.

Yang menarik dari mundurnya Ahmad Purnomo, dikatakan oleh Pengamat Politik dan juga Dosen Universitas Slamet Riyadi itu ada manuvernya setelah mundur.

 BREAKING NEWS : 2 Tenaga Medis Asal Colomadu dan Jaten Positif Virus Corona

Ia menunggu apakah setelah mundur, Ahmad Purnomo benar-benar pensiun ataukan akan maju melalui Parpol lain.

Dikatakan olehnya, jika Ahmad Purnomo maju melalui Parpol lain, maka persaingan dan eskalasi politik di Kota Surakarta akan menarik, mengingat track record Ahmad Purnomo yang sudah dikenal masyarakat luas dengan menjadi wakil walikota selama 2 periode.

"Yang perlu dilihat lebih lanjut apakah Pak Purnomo akan pensiun atau maju dari parpol lain," kata dia.

"Jika maju dari parpol lain, konstalasi politik Solo bakal menarik," ungkapnya.

 Tinggal Tersisa 15, Inilah Negara yang Masih Bebas dari Virus Corona: Identik dengan Kemiskinan

Meskipun bisa kemungkinan maju melalui Parpol lain, namun Suwardi mengaku ragu dengan langkah tersebut, sebab hal itu akan mencederai marwah Ahmad Purnomo di kalangan pendukungnya.

Suwardi menambahkan, jika alasan mundurnya Ahmad Purnomo dapat mungkin karena ingin membuat tentram warga Solo, mengingat sebagai tokoh senior di PDIP jiwa besarnya dibutuhkan untuk meredam suara "Banteng" di akar rumput.

"Rasanya terlalu murahan jika Pak Purnomo akan maju melalui parpol lain," ujarnya.

"Saya sih melihatnya faktor wise-nya Pak Purnomo sebagai tokok sepuh, Agar Solo ayem tentrem dan meredam polarisasi pemilih di akar rumput PDIP," terangnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved