Breaking News:

Solo KLB Corona

Perbatasan Provinsi Jateng-DIY Dijaga Ketat Polisi, Sudah 30 Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Satlantas Polres Klaten melakukan operasi penyekatan di jalan utama perbatasan Jateng-DIY, tepatnya di Gapura Prambanan, Klaten, Senin (27/4/2020).

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Satlantas Polres Klaten melakukan operasi penyekatan di jalan utama perbatasan Jateng-DIY, tepatnya di Gapura Prambanan, Klaten, Senin (27/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Satlantas Polres Klaten melakukan operasi penyekatan di jalan utama perbatasan Jateng-DIY, tepatnya di Gapura Prambanan, Klaten, Senin (27/4/2020).

Operasi ini dilakukan berdasarkan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona.

Ibu Rumah Tangga di Mangkubumen Solo yang Positif Corona Bisu Tuli, Keseharian Hanya Buruh Cuci

Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman.

"Kami saat ini melakukan operasi penyekatan sesuai dengan aturan pemerintah," ungkap dia.

Bobby mengatakan operasi ini sudah dilakukan selama mulai kemarin Minggu.

Dikatakan sudah sudah ada sebanyak 30 kendaraan pemudik diminta putar balik.

"Kami sudah melakukan operasi sejak kemarin,"kata Bobby.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi volume arus lalu lintas di jalanan saat ini menurun dratis.

Perjuangan Mudik ABK Kapal Asal Solo, 25 Hari Dikarantina di Kapal AS, Sampai Solo Karantina Lagi

"Kondisi jalan saat ini arusnya tak seramai sebelumnya, karena saat ini Jateng sudah terbantu dari pihak Jabar juga melakukan penyekatan juga," ujar Bobby.

Fakta Dibalik Seorang Pemudik Alami Sesak Napas dan Tergeletak di Pinggir Jalan, Ini Kata Sopir

Menurutnya operasi ini hanya difokuskan di Prambanan saja sebagai jalur perlintasan antar provinsi.

Bobby mengaku semua kendaraan roda 4 dan 2 yang melintasi tak luput dari pemeriksaan.

"Operasi ini untuk semua kendaraan baik motor maupun mobil, " aku Bobby.

"Sampai 7 Mei masih himbauan, tanggal 8 Mei baru dilakukan penindakan bagi masyarakat yang nekat mudik," tandasnnya. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved