Breaking News:

Jadi Korban PHK, 1,7 Juta Buruh di Indonesia akan Terima Kartu Prakerja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan terdapat kurang lebih 1,4 juta tenaga kerja yang dirumahkan akibat dampak Corona

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Posko pendampingan pendaftaran program Kartu Prakerja yang disediakan Pemprov Jatim di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim didatangi banyak pencari kerja terutama mereka yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). 

TRIBUNSOLO. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan terdapat kurang lebih 1,4 juta tenaga kerja yang dirumahkan akibat dampak Covid-19.

Selain itu terdapat 314.833 pekerja informal yang juga terdampak akibat penyebaran Covid-19. 

"Sehingga total tenaga kerja yang terdampak adalah 1,7 juta. Data ini adalah data yang telah dipusatkan oleh kemenaker diverifikasi," kata Airlangga, Kamis, (30/4:2020), seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Usia Berapa Anak Seharusnya sudah Berpuasa? Simak Waktu yang Tepat Si Buah Hati Mulai Belajar Puasa

Airlangga mengatakan, mereka yang terkena PHK akan diiikutkan ke program kartu pra-kerja secara bertahap dalam 4-5 minggu ke depan. 

Adapun menurut Airlangga sebanyak 456 ribu penerima kartu pra kerja dari 9 juta pendaftar telah mendapatkan saldo  gelombang pertama dan kedua.

"Dari pengguna kartu pra kerja 18 persen mengambil fasilitasnya melalui perbankan  yaitu bni sisanya menggunakan e money," kata dia.

Sementara, mereka yang telah menerima saldo tersebut kebanyakan berada di Jakarta, Jabar,  Jatim, Jateng, Banten, dan Sulsel.

Belum Genap Seminggu, Penyekapan Berujung Pencurian hingga Perampokan Bergentayangan di Klaten

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran kementeriannya untuk memprioritaskan kartu pra kerja bagi mereka yang terkena PHK disaat darurat Covid-19. Hal itu karena jumlah pendaftar kartu Prakerja melebihi kapasitas.

Baca: Mbak Tutut: Ibu Tien Soeharto Meninggal Bukan Karena Tertembak

"Informasi terakhir yang saya terima yang mendaftar untuk Kartu Pra Kerja sudah 8,4 juta padahal jatahnya hanya untuk 5,6 juta sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar diberikan prioritas," kata Presiden dalam rapat terbatas, Kamis, (30/4/2020).

Asyik Ngamar di Hotel Melati, 6 Pasangan Tak Resmi di Klaten Ketangkap Basah saat Operasi Ramadhan

Presiden juga meminta jajaran kabinetnya melindungi para pekerja, termasuk para pekerja migran. Mereka yang terkena dampak Covid-19 harus mendapat bantuan sosial.

"Berikan perlindungan kepada para pekerja migran baik yang sudah kembali ke tanah air maupun yang masih di luar negeri sehingga mereka betul-betul pada posisi tetap terlindungi dan kita juga telah mengirimkan paket-paket sembako bagi para pekerja migran kita di Malaysia dan saya minta ini tetap diteruskan," tuturnya.

Terkahir Presiden meminta kepada sejumlah Kementerian agar segera mengimplementasikan program padat karya tunai. Sehingga dapat membantu menjaga daya beli masyarakat.

"Selain itu agar ada penyerapan tenaga kerja yang banyak di situ," ujarnya. (Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "1,7 Juta Buruh Korban PHK Akan Diikutkan Program Kartu Pra-Kerja"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved