Breaking News:

Solo KLB Corona

Menhub Bolehkan Transportasi Beroperasi, Humas Daop VI Jogja Sebut Hanya Prameks & Barang yang Jalan

Kereta api jarak jauh sampai saat ini belum dioperasionalkan meski Menhub, Budi Karya Sumadi telah memperbolehkan moda transportasi kembali dibuka.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kereta Api Prameks di Stasiun Solo Balapan yang melayani Solo-Jogja. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kereta api jarak jauh sampai saat ini belum dioperasionalkan meski Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi telah memperbolehkan moda transportasi kembali dibuka.

Adapun hanya penumpang dengan kriteria khusus yang diperbolehkan menggunakan moda transportasi tersebut.

Di antaranya, orang yang bekerja pada pelayanan bidang pertahanan, keamanan dan ketertiban umum.

Selain itu, pasien yang membutuhan penanganan medis, kepentingan mendesak keluarga meninggal dunia, pemulangan PMI, WNI, dan pelajar dari luar negeri dan pulang ke daerah asal, serta pejabat negara diperbolehkan.

Bandara Adi Soemarmo Solo Kembali Dibuka, Pesawat Citilink dari Cengkareng Jadi yang Pertama Landing

Transportasi Kembali Beroperasi di Tengah Corona, Wali Kota Solo : Karantina Tetap, Penuh Ya Biarin

Untuk pejabat negara, mereka diperbolehkan menggunakan moda transportasi selama menjalankan tugas negara.

Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI DAOP) VI, Eko Budiyanto menyampaikan hanya kereta api barang dan Prambanan Ekspres (Prameks) yang masih beroperasi.

Adapun jadwal operasional kereta api Pramkes dipangkas yang awalnya 21 trip perjalanan menjadi 8 trip.

"Masih tetap sama sesuai kemarin, kereta api barang tetap jalan dan Prameks ada 8 trip, 4 kali pulang-pergi Yogyakarta-Solo," tutur Eko kepada TribunSolo.com, Kamis (7/5/2020).

Ada Larangan Mudik Saat Corona, PT KAI Daop VI Batalkan Perjalanan KA Jarak Jauh dan Batara Kresna

Soal Larangan Mudik, Lebih dari 5.000 Kendaraan dari Arah Jakarta Diminta Putar Balik

"Kereta api jarak jauh belum ada yang beroperasi," imbuhnya membeberkan.

Adapun kereta api perintis Batara Kresna juga masih melayani rute perjalanan pulang pergi Solo-Wonogiri.

Kereta tersebut akan berhenti operasi pada akhir Mei 2020 sampai waktu yang belum ditentukan.

"Itu baru rencana mau dibatalkan, mungkin akhir Mei," kata Eko.

Eko menuturkan Daop VI sendiri sampai saat ini juga masih menunggu keputusan PT KAI pusat.

"Daop VI belum ada apa-apa, kita tunggu saja nanti gimana operaisonalnya," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved