Breaking News:

Ramadhan 2020

Bolehkah Kita Makan Saat Waktu Antara Imsyak dan Adzan Subuh? Ini Penjelasan Kemenag Solo

Sebagaian orang beranggapan rentang waktu imsyak hingga adzan subuh tidak diperbolehkan lagi untuk makan maupun minum, namun sebagiannya lagi berpenda

photolemur.com
Ilustrasi makan 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO. COM, SOLO - Pada bulan ramadhan ini, kita sering tergesah-gesah saat melakukan sahur karena waktu yang sudah mepet dengan jam imsyak atau adzan subuh.

Sebagaian orang beranggapan rentang waktu imsyak hingga adzan subuh tidak diperbolehkan lagi untuk makan maupun minum, namun sebagiannya lagi berpendapat lain.

Menurut Kepala Kemenag Surakarta Musta'in Ahmad, hukum makan dan minum di rentang waktu antara imsak dan adzan adalah Ikhtiyat.

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 8 Mei 2020 / 15 Ramadhan 1441 di Kota Solo dan Sekitarnya

Penjelasan Ustaz Abdul Somad soal Hadist Dukhan Jumat 15 Ramadhan yang Terbukti Tak Shahih

Ikhtiyat sendiri berarti hati - hati meskipun tetap diperbolehkan untuk makan dan minum.

"Itu waktu Ikhtiyat, atau hati-hati," ujar Musta'in saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (8/5/2020).

"Sebaiknya saat imsak sahur sudah selesai, kecuali 1-2 teguk air atau 1-2 suap nasi," jelasnya.

Dia mengatakan, jika adzan subuh terlalu riskan untuk dipakai acuan waktu untuk menunaikan sahur.

Hal tersebut disebabkan karena adzan merupakan persoalan personal muadzin, bisa tepat waktu atau tidak.

Keutamaan dan Ganjaran Pahala Sholat Tarawih Malam ke-14, Ramadhan ke-13 : Malaikat Menjadi Saksi

Menu Makanan Sehat Bagi Penderita Diabetes Saat Puasa Ramadhan, Ganti Karbohidrat Tinggi Gula

"Suara adzan sebenarnya riskan untuk jadi pedoman waktu," paparnya.

"Itu terkait personal muadzin, dia tepat waktu atau tidak," katanya.

Kepala Kemenag itu berharap keberadaan muadzin yang begitu penting, mampu secara konsisten melakukan adzan di waktu yang tepat.

Keutamaan dan Ganjaran Pahala Sholat Tarawih Malam ke-12, Ramadhan ke-11: Wajah yang Bersinar

Utamanya saat waktu berbuka atau magrib, dan waktu sahur.

"Oleh karena itu muadzin saat puasa harus lebih rigid dalam waktu adzan," ujar Musta'in

"Khususnya saat subuh dan magrib," tutupnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved