Breaking News:

Berita Terbaru Karanganyar

Polisi Duga Kejadian Pecah Kaca Mobil di Karanganyar Karena Pantulan Batu, Bukan Lemparan Orang

"Dari pecahan kaca mobilnya kalau dilempar pasti masuk kedalam mobil, itu seperti batu pantulan secara tidak sengaja," paparnya.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
ILUSTRASI: Sopir bus Sugeng Rahayu menunjukkan bagian yang rusak karena lemparan batu di Solo, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO. COM, KARANGANYAR - Polisi menduga kejadian pecah kaca di Jalan Solo-Sragen, Kecamatan Kebakkeramat, Karanganyar lantaran terkena pantulan batu, bukan lemparan manusia.

Kanit Reskrim Polsek Kebakkramat Ipda Dewa Wirantika mengatakan, dirinya dan anggota sudah melakukan penelusuran kejadian pecah kaca pada mobil APV warna hitam di jalan tersebut.

Dugaan sementara yang didapat, pecah kaca yang terjadi pada mobil itu bukan lantaran lemparan manusia.

Saksi Mata Ungkap Kronologi Kebakaran Indomaret Laweyan Solo, Sempat Terdengar Ledakan Keras 6 Kali

Menhub Izinkan Trasportasi Beroperasi, Perusahaan Bus Wonogiri Siapkan Armada Berangkat Jakarta

"Kejadiannya ada pukul 20.30 WIB," ungkap Ipda Dewa, Minggu (10/5/2020).

Kaca mobil APV pecah diduga lantaran pantulan batu dari mobil yang berada di depannya.

"Dari pecahan kaca mobilnya kalau dilempar pasti masuk kedalam mobil, itu seperti batu pantulan secara tidak sengaja," paparnya.

Kanit Reskrim Polsek Kebakkramat Ipda Dewa Wirantika menduga ada mobil yang berada di depan mobil korban tidak sengaja melindas batu dan terpantul mengenai kaca.

"Setelah kejadian itu kami telusuri memang tidak ada orang, sepi," ujarnya.

Kebetulan medan disekitar jalan Solo-Sragen ada pecahan batu yang berpotensi terpental pada pengendara yang lewat.

Meskipun begitu, ia tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami ada tidaknya motif lain selain ketidaksengajaan.

"Di depan mobil korban ada truk, Kemungkinan terkena batu dari ban truk didepannya yang terpental," katanya.

"Dugaannya sementara seperti itu, namun masih tetap kita dalami," paparnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved