Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Polres Karanganyar Belum Bisa Pastikan Korban Lakalantas di Karangpandan Sebagai Korban Tabrak Lari

Satlantas Polres Karanganyar belum dapat menyimpulkan kejadian lakalantas di Karangpandan merupakan tabrak lari atau laka tunggal.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
Tribunnews.com
ilustrasi kecelakaan mobil 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Satlantas Polres Karanganyar telah melakukan olah TKP dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Solo-Tawangmangu tepatnya di Dusun Ngiri RT 1/3 Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Sabtu (9/5/2020).

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan korban meninggal bernama Sukarno yang mengendarai motor jenis Honda Beat Nopol AD 5126 BAF itu sebagai korban tabrak lari atau bukan. 

Itu lantaran warga sekitar lokasi kejadian banyak yang menyatakan Sukarno sebagai korban tabrak lari.

Kanit Lakalantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarto menyampaikan pihaknya telah memeriksa sejumlah orang namun tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut.

Beri Kejutan Ulang Tahun untuk ART, Indy Barends Bikin Haru Netizen hingga Banjir Pujian

Pemasok Daging Babi Dibuat Daging Babi Diduga dari Solo, Dinas Pertanian : Solonya Mana?

"Kita juga telah melakukan olah TKP, tapi tidak ada bukti yang dapat disimpulkan bila kejadian itu tabrak lari," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (12/5/2020).

Pihaknya juga terus mencari petunjuk untuk mengetahui fakta dari kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang warga Wonokeso, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan itu. 

Namun, dari hasil olah TKP, tidak ada petunjuk jika korban mengalami tabrak lari, karena tidak ada pecahan body kendaraa lain di lokasi. 

"Tidak ada tanda-tanda kendaraan lain." ucapnya. 

"Sepeda motor milik korban yang pecah hanya kaca spion dan dan slebor depan," jelasnya. 

Kendati demikian, pihaknya belum dapat menyimpulkan, bahwa kejadian itu merupakan tabrak lari, atau laka tunggal. 

"Belum kami simpulkan, kita masih mencari bukti-bukti tambahan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved