Berita Klaten Terbaru

Peredaran Daging Babi Diubah Daging Sapi di Bandung Terbongkar, Dinas Pertanian Klaten Ikut Telusuri

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten bakal melakukan sidak ke sejumlah pasar daging di wilayahnya.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
(SHUTTERSTOCK/NORINORI303)
Ilustrasi daging Kobe grade A5, jenis wagyu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Kasus peredaran daging babi menyerupai daging sapi di kawasan Kota Bandung, Jawa Barat dibongkar pihak kepolisian beberapa waktu lalu.

Empat orang pelaku telah diamankan dan mengaku mendapatkan daging dari temannya yang berada di daerah Solo.

Kasi Pengembangan Usaha Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kabupaten Klaten, Tri Yanto ikut angkat bicara terkait terbongkarnya kasus peredaran tersebut.

Tri mengklaim kasus peredaran daging babi menyerupai daging sapi tidak pernah terjaadi di Kabupaten Klaten.

Rianti Cartwright Dipuji Cantik Kini Hamil 7 Bulan, Ungkap Tak Bisa Gelar Selametan karena Corona

Ganjaran Pahala Shalat Tarawih Malam ke-21, Ramadhan ke-20: Allah Bangunkan Rumah di Surga

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten berencana sidak ke pasar daging yang ada di wilayahnya.

"Kami sudah dengar kasus itu, dan saat ini, kami belum pernah menemukan kasus itu," ungkap Tri, Rabu (13/5/2020).

Tri mengatakan jarang ada ditemui daging babi di Kabupaten Klaten.

"Disini jarang ada yang berjualan daging babi, " kata Tri.

Tri mengaku hanya ada perternakan babi di Klaten.

"Disini untuk pertenakan babi ada, tapi hanya jual anakan saja," ucap Tri.

Tri menjelaskan cara membedakan daging sapi dan daging babi.

"Cara membedakan dari warna dagingnya, daging sapi berwarna merah tua dan daging babi di oplos berwarna merah pucat keputihan, biasannya dikasih perwarna," terang Tri.

"Harga daging sapi yang murah itu juga perlu dicurigai daging babi yang dioplos dengan sapi, karena tidak mungkin ditengah pandemi, harga daging sapi murah, bahkan dibawah harga pasaran," imbuhnya membeberkan.

Sidak ke pasar yang ada di Kabupaten Klaten bakal dilakukan.

Petugas yang melakukan sidak tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

"Rencanannya besok,  kami akan melakukan sidak ke pedagang daging sapi dengan tidak meninggalkan protap Covid-19," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved