Solo KLB Corona

Ayah Kena Covid-19 di Tarawih Masjid Kampung, Kini 7 Anggota Keluarga Alami Gejala Sakit

Ayah Kena Covid-19 di Tarawih Masjid Kampung, 7 Anggota Keluarga di Rumah Mulai Alami Gejala Sakit

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jumlah pasien positif Covid-19 di Solo tercatat ada sebesar 27 kasus, per Rabu (13/5/2020).

Jumlah pasien positif ini tak bertambah dalam beberapa hari terakhir.

4 Keluarga di UEA Terinfeksi Corona Gara-gara Ngeyel Nekat Tarawih Berjamaah

Pasien Positif Joyontakan Diduga Tertular Saat Salat Tarawih, Pemkot Solo Masih Lanjutkan Tracing

Meski demikian, terdapat penambahan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 150 menjadi 158 kasus.

Di antara PDP baru itu, ada 7 PDP berasal dari satu keluarga di daerah Joyontakan, Solo.  

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, 7 orang PDP dari Joyontakan ini adalah satu keluarga, yang tertular dari ayahnya.

Menurut Ahyani, untuk 7 PDP di Joyontakan sudah dilakukan Rapid Test dan hasilnya reaktif kemudian langsung dilanjutkan untuk swab test.

Tujuh PDP dari Joyontakan ini 4 orang pria usia 33 tahun, 2 tahun, 17 tahun, dan 58 tahun.

Sementara, 3 wanita usia 37 tahun, 55 tahun, dan 31 tahun.

"Mereka bergejala ketularan dari ayah," jelas dia.

Sosok ayah di keluarga tersebut, adalah pasien positif yang diduga tertular saat ikut Salat Tarawih.

"Ayahnya positif pada 7 Mei lalu," papar Ahyani, Rabu (13/5/2020).

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) Solo bertambah 1 dari 305 saat ini jadi 306.

Rinciannya dirawat inap 2 dan rawat jalan 304.

Tarawih Berjamaah

Hasil Tracking Pasien Positif corona di Kota Solo adalah dari seorang warga Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Serengan, Solo diduga tertular saat salat Tarawih Berjamaah.

Saat ini Pemerintah Kota Solo masih melakukan tracing pada riwayat kontak pasien tersebut.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, tracing dari pasien positif seorang warga Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Serengan, Solo diduga tertular setelah salat Tarawih Berjamaah.

Update Corona Solo 8 Mei 2020: Positif jadi 27 Kasus dari Mojosongo dan Semanggi

Terungkap Inilah Otak di Balik Prank Sembako Isi Sampah, Ternyata Bukan Ferdian Paleka

"Iya dari tempat ibadah," jelas Ahyani, Jumat (8/5/2020).

Saat ini masih dilakukan tracing pada orang yang pernah melakukan kontak pada pasien tersebut.

Sementara satu pasien positif corona dari Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari diketahui tertular dari tempat kerjanya.

"Yang Nusukan dari tempat kerjanya," kata Ahyani.

Seperti diketahui, Update Jumlah Pasien Positif Corona Solo sampai saat ini menjadi 27 orang, Jumat (8/5/2020).

Ada dua tambahan pasien Positif dari Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres dan Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.

Ternyata Virus Corona Juga Berdampak Pada Otak dan Sistem Saraf, Begini Penjelasan Ahli

Sudah Kenakan Baju Tahanan Polisi, Ferdian Paleka Akhirnya Buka Suara Atas Tindakanya

"Ini baru kami tracing pasien berkontak dengan siapa," jelas Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Jumat (8/5/2020).

Kedua pasien ini sudah dirawat, mereka berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dari total 27 Pasien Positif corona, rinciannya ada 11 pasien yang sembuh dan 12 Rawat Inap dan total meninggal dunia (MD) 4. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved