Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Bupati Sukoharjo Tanggapi Kenaikan BPJS Kesehatan, Wardoyo: Kita Ikuti Keputusan Pemerintah

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya turut angkat bicara terkait keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat ditemui di Kantor Dinas Bupati Sukoharjo, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya turut angkat bicara terkait keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Adapun kenaikan tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, yang telah diteken Jokowi.

Menurut Wardoyo, kenaikan BPJS Kesehatan ini merupakan hak dan dari keputusan pusat.

13 Orang dari Kluster Gowa Dirawat di Rumah Sehat Covid-19 Sukoharjo, Begini Kondisinya

13 ABK Kapal Pesiar di Desa Pengkol Sukoharjo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

"Kami ikut saja, yang penting kelas 3 tidak ada kenaikan," katanya saat ditemui di Kantor Dinasnya, Jumat (15/5/2020).

Menurutnya, kenaikan hanya akan terjadi pada kelas 2 dan kelas 1, yang merupakan kalangan yang ekonominya tergolong mampu.

"Karena kelas 2 dan kelas 1 untuk yang ekonominya cukup, jadi saya rasa tidak ada masalah," imbuhnya.

Dia berpesan kepada pengguna BPJS Kesehatan kelas 1 dan kelas 2 untuk mengikuti instruksi pemerintah.

"Dan untuk kelas 3 ya dinikmati saja diskon dari pemerintah," ucapnya.

Wali Kota Solo Bingung Dengan Sistem Kenaikan BPJS Kesehatan, Sebut Ada Aturan yang Tumpang Tindih

Corona Belum Kelar, Pemerintah Kembali Kerek Iuran BPJS Kesehatan, Wali Kota Solo : Ora Pas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati menambahkan, ada 86 persen masyarakat Sukoharjo yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan diberbagai kelas.

"Banyak dari mereka yang  masuk PBI (Penerima Bantuan Iuran), baik tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten," katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah mengantisipasi masalah kenaikan ini, dengan memasukan para pengguna BPJS Kesehatan ke PBI.

Kronologi Kebakaran Indomaret Mojosongo Solo, 8 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Tak Jadi Membesar

"Keikutsertaan PBI di Sukoharjo kuotanya masih banyak yang belum dimanfaatkan." jelasnya.

"Bila proses verifikasinya memenuhi seperti rawan miskin, miskin, dan memenuhi rekomendasi dari Dinsos (Dinas Sosial) maka bisa dimasukan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved