Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ketua Panitia Lawfest Unisri Solo Akan Melaporkan Balik Orang yeng Menuduh Gelapkan Dana Rp 353 Juta

"Atas laporan polisi yang dilayangkan Kaleb, kami tidak dapat menerima," tutur Marthen kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/5/2020).

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi uang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuasa Hukum Ketua Panitia Lawfest Journey Volume III, Marthen H Toelle menuturkan kliennya siap melaporkan balik pelapor kasus dugaan penggelapan dana event Rp 353 juta.

Kasus tersebut diketahui dilaporkan seorang warga Kelurahan/Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kaleb Aditya Bimantara (25).

Ia diduga merupakan pemodal yang membiayai festival musik tersebut.

Modal yang digelontorkannya sebesar Rp 353.805.000.

Kliennya Dituduh Gelapkan Uang Rp 353 Juta,Begini Kata Kuasa Hukum Ketua Panitia Lawfest Unisri Solo

"Atas laporan polisi yang dilayangkan Kaleb, kami tidak dapat menerima," tutur Marthen kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/5/2020).

Itu lantaran laporan yang dilayangkan diduga mencemarkan nama baik Rio Tegar Widyatama Patola.

Rio sendiri diketahui sebagai Ketua Panitia Lawfest Journey Volume III.

UPDATE Corona di Indonesia 16 Mei 2020, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Mencapai 17.025 Orang

"Karena sangat merugikan nama baik Rio, sehingga segera akan kami laporkan balik Kaleb ke polisi," imbuhnya membeberkan.

Laporan tersebut dilayangkan atas dugaan tindak pidana pembuatan laporan palsu dan Informasi Transaksi Elektronik (ITE) atas pencemaran nama baik.

"Atas dugaan tindak pidana membuat laporan palsu dan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik baik melalui surat dan atau melalui media sosial," ucap Marthen. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved