Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kliennya Dituduh Gelapkan Uang Rp 353 Juta,Begini Kata Kuasa Hukum Ketua Panitia Lawfest Unisri Solo

Kuasa hukum dari Ketua Panitia Lawfest Journey Volume III, Marthen H Toelle membantah kliennya menggelapkan uang Rp 353 juta.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi uang rupiah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuasa hukum dari Ketua Panitia Lawfest Journey Volume III, Marthen H Toelle membantah kliennya menggelapkan uang Rp 353 juta.

Marthen H Toelle angkat bicara terkait pelaporan kasus dugaan penggelapan uang Rp 353 juta yang menyeret panitia festival musik itu.

Pelaporan dilayangkan warga Kelurahan/Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kaleb Aditya Bimantara (25).

Ia diduga sebagai pemodal yang mendanai Lawfest Journey Volume III.

Marthen membantah kliennya, Rio Tegar Widyatama Patola menggelapkan dana sebesar Rp 353 juta.

Dicatut, Nomor Telepon Koordinator Terminal Tirtonadi Solo Ditanya Aneh-Aneh : Harga Perawan Berapa?

UPDATE Corona di Indonesia 16 Mei 2020, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Mencapai 17.025 Orang

"Bahwa tidak benar ada penggelapan dana dan atau penipuan uang sebesar Rp 353.805.000," ujar dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/5/2020).

Marthen mengungkapkan Kaleb bukan merupakan pemodal yang diajak kerjasama para panitia Lawfest.

Namun, mereka menjalin kerjasama dengan seorang yang diduga bernama Safrudin Kurniawan.

Surat perjanjian antar kedua telah diteken 12 Maret 2019.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved