Breaking News:

Virus Corona

Tekan Lonjakan Penularan Corona, Menag Minta Masyarakat Tunaikan Ibadah Salat Idul Fitri di Rumah

Menteri Agama Republi Indonesia, Fachrul Razi meminta masyarakat untuk menunaikan ibadah salat Idul Fitri 1441 hijriah di rumah masing-masing.

TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
ILUSTRASI : Ribuan warga saat salat ied di halaman Balai Kota Surakarta, Rabu (5/6/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Agama Republi Indonesia, Fachrul Razi meminta masyarakat untuk menunaikan ibadah salat Idul Fitri 1441 hijriah di rumah masing-masing.

Ia meminta masyarakat tak menunaikan shalat Idul Fitri di masjid dan lapangan yang dapat mengumpulkan massa dan menciptakan kerumunan.

Hal itu dikhawatirkan akan meningkatkan kemasifan penularan Covid-19.

"BIN memberikan prediksi kalau kita masih melakukan shalat Idul Fitri di luar akan terjadi pelonjakan angka penularan Covid-19 yang sigifikan," ujar Fachrul usai rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui video conference, Selasa (19/5/2020).

Geger Pak Guru Pacari Siswi SMP di Blitar Sampai Hamil, Terbongkar Gara-gara Kirim Satu Pesan WA ini

Usai Terkapar Corona, Antrean Mengular Sebelum Buka Terlihat di Solo Paragon, Ini Penampakannya

Kesal Tak Diizinkan Keluar Malam, Anak Nekat Bunuh Ayahnya Sendiri dengan Golok

Ia menambahkan, Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juga telah mengatur kegiatan peribadatan di tengah pandemi yakni dilakukan secara sendiri-sendiri dan tidak mengumpulkan massa.

Karena itu, ia meminta masyarakat mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait tata cara peribadatan di tengah pandemi.

"Hendaknya kita taat kepada pembatasan kegiataan keagamaan maupun pembatasan kegiatan di fasilitas umum sesuai dengan UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan," ujar Fachrul.

"Cukup dilakukan di dalam rumah sendiri bersama keluarga inti. Oleh sebab itu yang kita keluarkan kata-kata himbauan ( Shalat Idul Fitri di rumah)," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta seluruh ibadah di bulan Ramadhan, termasuk shalat Idul Fitri, disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Ia mengatakan, pemerintah tak melarang warganya beribadah namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Pemerintah tidak melarang untuk beribadah. Justru pemerintah melalui Kementerian Agama mendorong agar setiap umat beragama meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadahnya masing-masing," ujar Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference, Selasa (19/5/2020).

"Yang kita imbau, yang kita atur adalah peribadatannya, dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan (sesuai) anjuran beribadah di rumah yang bisa dilakukan bersama-sama," lanjut dia.

(KOMPAS.COM/ Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menag Sebut Shalat Idul Fitri di Luar Rumah Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19".

Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved