Solo KLB Corona

Dua Bayi Ini yang Gerakkan Wali Kota Solo Rudy Masif Tangani Penyebaran Corona di Joyotakan Serengan

Dua bayi di bawah lima tahun (balita) yang positif Corona tertular kakeknya di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo membaik.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada cerita lain di balik dua bayi di bawah lima tahun (balita) positif Corona tertular kakeknya di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo yang kini disebut membaik.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan sudah beberapa hari bayi berumur 1 tahun dan 2 tahun tersebut dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Bung Karno di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.

Namun kini Rudy sapaan akrabnya menekankan, jika kedua bayi itu membaik.

"Meski ibunya negatif, anaknya membaik, kasian umur 1 dan 2 tahun," paparnya saat memantau jalannya rapid test massal di lingkungan RT 1 Kelurahan Joyotakan, Rabu (20/5/2020).

200 Warga Joyotakan Cemas Tunggu Hasil Rapid Test, Buntut Ada Warga yang Tularkan Covid-19 ke Balita

BREAKING NEWS : 200 Orang di Joyotakan Solo Jalani Rapid Test Massal Buntut Ada Warga Positif Corona

Bahkan dua bayi inilah yang ternyata menggerakkan orang nomor satu di Solo itu untuk secara masif menanggulangi penyebaran Corona di Kelurahan Joyotakan.

Di antaranya menerapkan karantina wilayah 14 hari dan rapid test massal 200 orang akibat kakek yang menulari cucunya tersebut.

"Yang kedua anak masih kecil, kakeknya yang kena, cucunya ikut," terang dia.

Sebelumnya, buntut dari warganya yang positif Corona dan sejumlah reaktif membuat 200 orang lebih menjalani rapid test massal.

Bahkan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo terjun langsung memantau jalannya rapid test massal pertama kalinya di dua RT 1 dan RW 2 yang dilakukan Pemkot Solo tersebut.

Rudy sapaan akrabnya mengungkapkan, rapid test dilakukan karena setelah seorang kakek menulari dua cucunya.

"Hari ini kita lakukan rapid test pada 200 orang lebih di RT 1 RW 2," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

Adapun Rudy menerangkan, 200 orang lebih tersebut berdasarkan hasil tracing Pemkot Solo, diketahui pernah kontak dengan warga yang terkonfirmasi positif Corona.

Rapid test diikuti oleh orang tua hingga anak-anak atau balita.

"Kemarin mereka yang kontak langsung, cucunya kena 2 orang selanjutnya kita karantina wilayah," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved