Breaking News:

Publik Sampai Rela Kepoin Instagram Pemeran The World of The Married, Ini Kata Psikolog UNS

Dosen Psikologi UNS Moh Abdul Hakim mengatakan, pada dasarnya otak manusia itu gampang hayut dengan sesuatu yang disampaikan dalam bentuk narasi.

JTBC
The World of the Married 

"Semua isu tentang keluarga, pernikahan tentang anak, kehidupan rumah tangga ini disajikan baik ceritanya sehingga penonton gampang terhanyut," paparnya. 

Bagi para penonton akhirnya mengikuti cerita tersebut secara emosional, dampaknya terjadi  hujatan untuk tokoh antagonis di serial tersebut. 

"Sudah terlanjur larut ke dalam cerita kemudian dia sudah mengidentifikasi ini tokoh idolaku, ini tokoh yang dimusuhi," kata dia. 

"Dalam otak mereka itu adalah seperti sebuah peristiwa nyata sehingga bullying di sosial media terjadi," jelas dia. 

Hakim mengatakan, bagi sebagian orang yang mengkritik melihat hujatan pada tokoh antagonis dari netizen Indonesia adalah tindakan bodoh. 

Namun, beda lagi bagi sudut pandang mereka yang terlarut dalam cerita. 

Bagi penonton yang sudah terlarut tidak melihat cerita itu sebagai fiksi, mereka menganggap itu adalah kejadian nyata. 

"Sebenarnya mereka yang mengkritik itu tidak mengerti bahwa dalam dunia subjektif penonton itu bukan peristiwa yang bagi mereka hanya cerita, itu seperti kejadian beneran," kata dia. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved