Solo KLB Corona

Kemenag Klaten Belum Terima Pemberitahuan Salat Id di Tanah Lapang

"Walaupun begitu, surat pemberitahuan kegiatan penyelenggara salat id juga disampaikan kepada pihak Kemenag," kata Anif.

TRIBUNSOLO.COM/REZA DWI WIJAYANTI
Ilustrasi: Ratusan jemaah saat menunggu salat id berlangsung di Alun-alun Karanganyar, Minggu (11/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Sampai H-2 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini, Kemenag Klaten belum mendapatkan pemberitahuan salat id di tanah lapang, Jumat (22/5/2020).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, Anif Sholikin mengatakan, sampai saat ini memang belum ada pemberitahuan salat Id di tanah lapang.

"Sampai hari ini tidak ada surat pemberitahuan pelaksanaan salat id oleh panitia yang kami terima," ungkap Anif kepada TribunSolo.com, Jum'at (22/5/2020).

Viral Video Pria Gunakan Hazmat Sindir Masyarakat di Jalan: Kami Capek, Ayo Keluar Rumah

Honorer Masih Jadi PR 22 Tahun Reformasi, Pakar UNS Solo Usulkan Manajemen Honorer Ditata Kembali

Anif menjelaskan, bahwa dalam pelaksanakan salat id tidak memerlukan surat ijin dari Kemenag.

"Walaupun begitu, surat pemberitahuan kegiatan penyelenggara salat id juga disampaikan kepada pihak Kemenag," kata Anif.

"Biasanya sebelum corona, hampir tiap desa menyelenggarakan salat id di lapangan masing-masing desa," jawab Anif.

Penyelenggaraannya juga biasanya dibagi menjadi tingkat desa, kecamatan dan tingkat Kabupaten.

"Untuk tingkat desa dan kecamatan pemberitahuan ditujukan ke muspika setempat dan KUA, lalu untuk tingkat kabupaten pemberitahuan ditujukan kepada Polres Klaten dan Kemenag," terang Anif.

Anif mengatakan, surat pemberitahuan diberikan kepada pihak Kemenag paling lama 14 hari sebelum pelaksanaan salat id.

"Biasanya, pengiriman surat pemberitahuan dilakukan 1 - 2 Minggu sebelum lebaran," ujar Anif

Anif mengatakan, kemungkinan penyelenggaraan salat id tahun ini tidak dilakukan di lapangan atau di jalan raya, namun besar kemungkinan banyak diselenggarakan di Masjid atau Musholla.

"Kemungkinan penyelenggaraan Salat Id tahun ini banyak yang diselenggarakan di Masjid atau Musholla di kampung masing-masing," tutur Anif.

Anif mengatakan, terdapat lebih 4.500 Masjid dan Musholla se-Kabupaten Klaten. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved